Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 November 2017

Ini Nasehat Najwa Sihab Kepada Anak-anak Sekarang...

*Buat anak2 kita*
*(Dari Najwa Shihab)*

Inilah zaman dimana saya tidak mendidik anak2 saya untuk menjadi seperti doktrin orang tua dulu Serasi Rasa

Adik2 remaja sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok2 hidup terjamin sampai tua, maka itu cita-cita generasi luama sekali, orang tua kita dulu, SMA angkatan 70-80 mungkin masih begitu.

Jika kalian bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar gaji bagus, pensiun ada, besar pula, maka itu juga generasi lama, paman-paman, tante-tante kita dulu, SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya.

Jika kalian bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di luar negeri, tunjangan dollar, itu juga cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.

Kalian adalah generasi berbeda. Kalian adalah yang SMP, SMA, atau kuliah di tahun 2010 ke atas. Seharusnya kalian tidak bercita-cita seperti itu lagi. Kalian adalah warga negara dunia, tersambung dengan seluruh sudut dunia.

Apa cita-cita kalian?
Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi pekerjaan bebas, dan pekerjaan2 yang menakjubkan lainnya. Kalian menonton film seperti Iron Man, Avengers, Minion, maka besok2 giliran film kalian yang ditonton orang.

Kalian jadi konsumen Burger King, KFC, dll, maka besok2 giliran orang lain yang jadi konsumen franchise milik kalian. Hari ini kalian memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok2 giliran orang lain yg pakai baju kalian.

Hari ini kalian berobat ke rumah sakit, besok2 giliran orang yang berobat di klinik dengan sistem dan cara berbeda milik kalian.

Itulah dunia kalian. Masa depan. Jangan mau hanya jadi pengikut, follower, tapi berdiri di depan, giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yg kita buat. Maka saat itu tiba, kita bisa benar2 bilang: Merdeka!!

Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, masuk pagi, pulang malam. 30-40 tahun bekerja, pensiun. Itu sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa’ kita akan ikut jalan serupa, saatnya kalian memulai jalan berbeda.

Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dll, dll. Sepanjang kita memang sungguh2, tahan banting, kita bisa menjadi yang terbaik di bidang yg kita geluti.

Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian.

Asyik duduk di belakang meja, lamat-lamat menatap media sosial, komen ini, komen itu, dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi tetap saja begitu-begitu saja hidup kita. Tidak, adik-adik sekalian, hidup kalian bisa lebih berwarna. Kalian bisa jadi apa saja.

Jangan buat sempit cita-cita, mimpi-mimpi kalian. Generasi kalian seharusnya tidak terikat waktu, tidak korupsi waktu, sebaliknya, kalian bebas dan fleksibel menentukan jam kerja sendiri.

Yakinlah, besok lusa, karya kalian akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kalian akan memiliki reputasi hingga pulau-pulau seberang, benua-benua luar.

Kalian bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan pager. Sambutlah masa depan kalian yang gemilang.

Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi2 penuh passion dan suka-cita. Itulah panggilan generasi kalian. Dan saat kalian bisa menggapainya, kalian bisa berteriak sekencang mungkin: Merdeka! Karena hidup kalian sungguh sudah merdeka.

Mulailah dari sekarang, remaja. Cari hobi dan aktivitas bermanfaat. Tekuni. Besok-besok kalian menjadi master di bidang tersebut.

Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi2 berangkat kerja, sore2 pulang nanti macet, aduh, besok sudah Senin lagi, melainkan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi.

Oleh : Najwa Shihab

Semoga bermanfaat.

Kamis, 26 Oktober 2017

Sumpah Pemuda adalah Momentum perubahan bagi bangsa Indonesia

Peran pemuda saat itu menjadi pelopor persatuan nasional dalam simbol tanah air, kebangsaan, dan bahasa persatuan melalui Sumpah Pemuda. Sejarah bangsa ini selalu diwarnai oleh pemuda sebagai komponen utama. 


Pemuda memiliki semangat tinggi untuk melakukan perubahan. Energi positif itu terpancar ketika mereka melihat suatu kejanggalan pada bumi pertiwi. Pola pikir dan daya analisis yang tinggi terhadap masalah bangsa membuat mereka merasa terpanggil untuk melakukan percepatan perbaikan tanah air menuju ke arah yang lebih baik. Lalu, melihat realita sosial saat ini, apa yang bisa mereka lakukan? Persaingan global yang semakin panas ditambah pesatnya perkembangan dunia teknologi membuat ekonomi kita semakin jauh tertinggal. Tayangan televisi yang tidak mendidik justru semakin marak disiarkan. Banyak generasi muda kita yang terjerumus ke dalam lembah kebodohan hanya karena tidak mampu memilah tayangan yang pantas ditonton.

Saat ini indonesia mengalami krisis karakter, berbagai permasalahan melanda indonesia,salah satunya degradasi moral bangsa indonesia, pengaruh narkoba, korupsi kolusi dan nepotisme. seakan sudah terbiasa hal tersebut karena hampir setiap hari berita ini ditayangkan televisi dan surat kabar. Hal inilah yang menyebabkan indonesia hanya maju ditempat, sedangkan negara lain terus mengembangkna potensi dengan mengedukasikan pemuda dan generasi penerus yang siap bersaing dalam era globalisasi dan mempunyai ilmu dan pengetahuan yang berperan dalam kancah dunia.

Seiring perkembangan zaman dan kondisi persaingan global yang semakin nyata, marilah kita pemuda Indonesia menjaga diri kita dan membentengi diri kita dengan ilmu dan pengetahuan yang dapat membawa kemajuan dalam diri kita dan bangsa indonesia, baik prestasi akademik, prestasi olahraga dan lainnya. Dan pemerintah harus berperan aktif dalam melindungi pemuda dan memproteksi generasi muda terhadap pengaruh negatif era globalisasi, dengan membuat kebijakan dan mengambil keputusan yang lebih mendukung generasi muda indonesia dalam mengaktualisai potensi untuk membawa kemajuan bagi bangsa indonesia.

Melihat kenyataan yang terjadi saat ini, maka dibutuhkan sosok pemuda yang dapat melakukan akselerasi perbaikan bangsa. Akselerasi tersebut dapat terwujud melalui tindakan nyata dan peran yang dapat mereka berikan. Lalu, peran seperti apakah yang dapat membawa kita menuju ke gerbang kesejahteraan ? Tidak adanya ekonomi brilian yang bergerak bersama di negeri ini untuk dapat memahami, mencerna dan menemukan jalan keluar bagi krisis ekonomi merupakan salah satu penyebab kemunduran bumi pertiwi. Begitu juga dimensi-dimensi lain dimana masing-masing pribadi bergerak sendiri untuk memenuhi kebutuhan dan keuntungan pribadi. Mereka memang manusia-manusia brilian dan jenius tetapi seperti lidi yang berserakan, tidak terorganisasi menjadi kekuatan bangsa di bawah sebuah kepemimpinan yang solid. Kepemimpinan yang kuat dan baik tidaklah menjamin semua kesulitan kita selesai, tapi kepemimpinan yang kuat dan baik memastikan bahwa semua solusi strategis dan teknis yang kita rumuskan dapat bekerja secara benar dan efektif.

Jika kita menyusuri sejarah bangsa ini, kita akan bertemu generasi 1900-an yang mempelopori kebangkitan nasional dengan terbentuknya Boedi Oetomo sebagai organisasi yang boleh dikatakan sebagai titik awal terbentuknya organisasi yang bersifat nasional. Dilanjutkan dengan perjuangan generasi 1928 yang berhasil mempelopori persatuan nasional melalui Sumpah Pemuda. Lalu, kita akan bertemu dengan generasi 1945 yang mempelopori perjuangan kemerdekaan dan generasi 1966 yang berhasil mengakhiri rezim Orde Lama. Semua angkatan itu silih berganti sampai datang angkatan 1998 yang mampu menumbangkan rezim Orde Baru. rangkaian sejarah ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat dinantikan untuk percepatan perbaikan bangsa. Mereka bersatu dengan meluruskan akhlak dan niat untuk menuju perbaikan Indonesia. Mereka bergerak di bawah kepemimpinan yang jelas dan terarah. Mereka bersatu padu seperti seikat sapu lidi yang mampu membersihkan sampah-sampah yang berserakan. 

Indonesia membutuhkan peran kita saat ini. Kita sebagai pemuda misalnya, menjadi profesional di bidang kita adalah salah satu cara yang paling efektif. Berkumpul bersama dengan pemuda lain yang memiliki visi searah lalu kita membentuk sebuah gerakan nonanarkis yang tersusun secara rapih. Lalu kita berusaha menuju ke sektor-sektor penting yang menjadi pusat pengambil keputusan atau sektor yang menguasai hayat hidup bangsa ini. Kita bergerak bersama dengan tujuan untuk memperbaiki bangsa ini. Kita bergerak dibawah arahan yang jelas. Karena itu kita butuh pemimpin yang mampu menjalankan fungsi pembangkit kekompakan agar pergerakan kita tidak mengalami perpecahan intern. Selain itu, kita butuh integritas akhlak dan kepribadian. Sikap-sikap ini dapat dilatih dengan cara aktif di organisasi seputar kampus atau lingkungan masyarakat. Banyak ilmu yang dapat ditimba di sana. Pendewasaan pikiran, peningkatan daya analisis, dan kemampuan untuk bekerja dalam tim dapat kita peroleh. Semakin strategis jabatan dalam organisasi maka semakin banyak hal yang dapat diperoleh untuk pengembangan diri dan wawasan.

Pemuda adalah harapan bangsa. Kelak mereka yang akan menahkodai bangsa ini. Semua tergantung dari seberapa besar pengorbanan yang akan mereka persembahkan. Kita hanya bisa berharap semoga mereka mampu memaksimalkan kinerja mereka masing-masing untuk memajukan bangsa ini.

Ditulis Oleh :

Achmad Zamzami S.E., M.M. : Asisten Ahli di Komisi Penyiaran Indonesia Pusat

Sumber: https://geotimes.co.id/opini/sumpah-pemuda-adalah-momentum-perubahan-bagi-bangsa-indonesia/

Senin, 31 Juli 2017

Mengenal Syeikh TGH Ahmad Tretetet bin TGH Umar Kelayu Bagian 2

Ahmad Tretetet, Tuan Guru tanpa Pondok Pesantren (Bagian Kedua)

TGH Ahmad Tretetet

Kebenaran ucapan H Ahmad Tretetet terbuktikan setelah Sri Nciu menjadi muallaf dan menikah dengan Helmi Hasan. Misteri yang tak terpecahkan selama belasan tahun. Tetapi kisah Sri tak berakhir sampai di situ. Setelah menikah, ia dan suaminya beberapa kali bertemu dengan tokoh ulama keramat tersebut. Sampai akhirnya mereka mendapat dua baris ayat pendek yang diberikan langsung oleh Ahmad Tretetet yang sampai saat ini diamalkan oleh pasangan tersebut. Tapi sebelum meneruskan cerita tentang pengalaman spiritual dan religius Helmi dan Sri dengan sosok Ahmad Tretetet, guru dari segala guru itu, kita beralih dulu pada peristiwa dramatis, tiga puluh dua tahun yang lalu.

————————————————————————————-

DI PENGHUJUNG 1985. awan menggantung murung di langit Kota Mataram.

Sebuah berita menyentak, mengabarkan sang Waliyullalah telah menghembuskan nafas terakhir. Warga kota geger. Orang-orang di pasar yang kerap berpapasan dengan sosok dekil bertingkah laku ganjil itu, menyebarkan berita berpulangnya tokoh fenomenal tersebut. Kabar wafatnya tokoh ulama besar itu dengan cepat beredar di seantero kota. 

Tak lama, kediaman Ahmad Tretetet di Karang Kelok, Monjok, Mataram, laksana diterjang banjir manusia.

Tak ada celah sama sekali bagi pengunjung untuk dapat mendekat ke rumah duka. Sepanjang jalan menuju kediaman Tuan Guru Besar itu dijejali para pelayat.

Kondisi ini menyebabkan para pengusung jenazah tak ada alternatif untuk membawa keranda menuju pekuburan. Adalah tak mungkin menerobos lautan manusia. Maka tak ada jalan lain, jenazah sang legenda diangkat tinggi-tinggi, dioper dari satu tangan ke tangan lainnya yang telah menanti giliran. Sungguh sebuah pemandangan yang sangat dramatis.

“Saya hanya bisa memandang dari kejauhan, jenazah Tuan Guru Ahmad Tretetet merayap pelan dijunjung tinggi di atas kepala orang-orang yang melayat. Dari dalam rumah, jenazah  dioper dari pelayat yang satu ke pelayat lainnya,” tutur Sanusi, seorang pensiunan guru yang ikut menghadiri upacara pemakaman Ahmad Tretetet.

Dengan cara itulah, akhirnya jenazah sang tokoh sampai juga ke liang lahat, tempat peristirahatannya yang abadi.

Tanda-tanda kebesaran seseorang dapat dibuktikan saat ia meninggal dunia. Dan pada hari itu, makam karang Kelok Mataram tak mampu menampung arus kedatangan para pelayat. Kepergian TGH Ahmad Tretetet bin TGH Umar Kelayu, diantarkan puluhan ribu warga yang berbelasungkawa. Berbagai kalangan tumpah-ruah di pemakaman. Dari pejabat hingga kaum papa.

Semua merasa kehilangan. Lelaki misterius, ulama masyhur, sosok dekil penikmat sirih, pemilik ludah, kencing, dan kata-kata bertuah itu telah pergi.

Hari itu, Kamis, 19 Desember 1985, Lombok nestapa. (Bersambung)

Minggu, 23 Juli 2017

Mengenal Syeikh TGH Ahmad Tretetet bin TGH Umar Kelayu Bagian 1

Menyebut nama Datuk Syeikh TGH Ahmad Tretetet bin TGH Umar Kelayu (alm), maka masyarakat di Pulau Lombok kembali mengingat kisah yang melegenda tentang tokoh kontroversial yang sangat disegani di kalangan ulama se-Lombok. 

Sosok penuh misteri, menanamkan nilai-nilai ke-Islam-an dengan cara yang tak biasa. Ahmad Tretetet, Tuan Guru populer sepanjang masa, Tuan Guru tanpa pesantren. 

Sebagaimana dilansir www.kicknews.com berikut sejarah kehidupan tentang tokoh misterius kharismatik ini, secara berseri, mulai pekan ini. 

LIMA puluhan tahun yang lalu. Sri Nciu sedang berjalan menyusuri lorong kompleks Cemara, Monjok, Mataram, di siang hari berudara gerah. Gadis tiga belas tahun itu melangkah terburu-buru, hendak membeli sesuatu yang dipesan ibunya. 

Belum sampai di tempat tujuan, ia dihadang sesosok laki-laki berpakaian serba putih bersorban serba kumal. 

Betapa kagetnya Sri, saat menyadari laki-laki tua di depannya adalah seseorang yang menjadi momok di kampungnya, di Cemara, yang mayoritas dihuni masyarakat umat Hindu, pendatang dari Bali. 

Meski lelaki itu menampakkan wajah ramah, malah dengan sikap dan tingkah laku yang unik dan jenaka, tak membuat Sri berkurang keterkejutannya. Wajahnya semakin pucat. Walaupun sebelumnya ia tak pernah bertemu, tetapi Sri tahu pasti, bahwa lelaki tua di hadapannya adalah H Ahmad Tretetet! Ahmad Tretetet adalah sosok yang sering menjadi bahan pembicaraan di kalangan remaja wanita. 

Desas-desus beredar, laki-laki itu gemar mengganggu dan menjahili anak-anak perempuan. “Saya begitu takutnya saat itu, sampai gemetar. 

Apalagi beliau terus menatap saya, dan senyum lucu tetap tak lepas dari bibirnya yang selalu mengunyah sirih,” tutur Sri Nciu, wanita pensiunan pejabat di Biro Keuangan Pemprov NTB, di kediamannya di Mataram, menuturkan beberapa waktu lalu. 

Sri ingin berbalik dan berlari meninggalkan orang yang menghadangnya. Tetapi, kakinya terasa sangat berat seolah dipasak ke bumi. Ia tak bisa menolak ketika Ahmad Tretetet menggamit lengannya, mengajak berjalan mengikutinya. “Kamu ikut saya,” kata Ahmad Tretetet saat itu, seperti diceritakan Sri Nciu. 

Tak lama berjalan, mereka sampai di sebuah kompleks pertokoan. Ahmad Tretetet meminta Sri berhenti. Di emper sebuah toko, mereka duduk sejenak. Ahmad Tretetet terkantuk-kantuk sambil tetap mengunyah sirih yang selalu tersedia dalam tas kain warna putih yang juga kumal, lalu merebahkan diri di lantai. 

Sri tetap duduk di sebelah kaki Ahmad yang tengah berbaring. Tiba-tiba lelaki tua itu memiringkan badan, menatap tajam ke wajah Sri. “Kamu jadi pengikut saya,” ucapnya tegas. 

Di pikiran Sri yang masih tegang dengan kekagetannya sejak awal bertemu, tak mengerti apa maksud ucapan Ahmad Tretetet. Tak lama Sri dipersilakan pulang. “Ya, itu. Saya hanya diminta mengikutinya. 

Setelah sampai di emper itu, beliau hanya bilang saya jadi pengikutnya,” ungkap Sri mengenang peristiwa menegangkan itu. 

Belasan tahun kemudian. Sri Nciu menemukan makna di balik ucapan Ahmad Tretetet, ketika ia dinikahi oleh Helmi Hasan, seorang pemuda dari Kelurahan Banjar, Ampenan. Sri Nciu masuk Islam. 

Saat mengucapkan dua kalimah syahadat, di benak muallaf ini terbayang wajah jenaka dan bersahabat. Wajah polos seorang tokoh besar, ulama kharismatik bernama lengkap Datuk Syeikh TGH Ahmat Tretetet bin TGH Umar Kelayu. 

“Rupanya, itulah makna kata-kata beliau. Dan, benar, saya benar-benar menjadi pengikut beliau. Pengikut agama dan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Sri Nciu. (bersambung). (Lan)

Jumat, 30 Juni 2017

Pemberlakuan Beban Mengajar Menjadi 40 Jam Seminggu

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua serta selamat beraktifitas, pembaca sekalian kali ini  admin akan share berita terbaru tentang pendidikan terkait Mulai Tahun Ajaran Baru 2017-2018 Mengajar Menjadi 40 Jam Seminggu, penasaran yuk simak berita selengkapnya berikut ini.
Ilustrasi guru/freepik.com

Pemerintah akan mengubah beban jam kerja guru dari 24 menjadi 40 jam seminggu. Kebijakan tersebut akan diterapkan pada tahun ajaran 2017-2018. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mengeluarkan peraturan menteri untuk melandasi kebijakan tersebut. 

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sumarna Surapranata, mengatakan, Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang pemenuhan beban kerja guru, kepala sekolah/madrasah dan pengawas sudah rampung. “Pekan depan kemungkinan besar sudah ditandatangani oleh pak menteri. Jadi tahun ajaran baru sudah bisa diterapkan,” ujar Sumarna di Kantor Kemendikbud Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Perubahan beban jam kerja tersebut untuk mendukung program lima hari sekolah dalam sepekan yang juga akan diterapkan Juli depan secara beratahap. Sumarna mengatakan, untuk memenuhi 40 jam seminggu, guru bisa melaksanakan rumus 5 M. “Merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dengan tatap muka, menilai, membimbing, dan melaksanakan tugas tambahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemenuhan 24 jam tatap muka sudah tidak lagi menjadi persyaratan untuk mendapatkan tunjangan profesi. Dengan demikian, guru tidak lagi susah mencari sekolah lain hanya untuk memenuhi kekurangan bebak kerja tatap muka seperti yang diwajibkan dalam pemenuhan 24 jam seminggu. “Ini yang membedakan 24 dengan 40 jam seminggu. Guru yang menjadi pembinging pramuka tetap dihitung jam kerja, membuat silabus mata pelajaran juga dihitung jam kerja, melakukan penilaian juga sama,” katanya.

Ia menyatakan, jam kerja juga menghitung guru yang aktif dalam organisasi guru dan tenaga kependidikan. “Selama ini beban jam kerja guru hanya dihitung saat berada di sekolah. Sekarang tidak, dalam aturan ini selama guru berada di sekolah dan atau luar sekolah untuk melaksanakan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler maka guru tetap akan mendapatkan hak tunjangan profesi,” ujarnya.

Lima hari sekolah

Sementara itu, kebijakan lima hari sekolah dalam sepekan dipastikan tetap berlanjut meskipun tak dilakukan secara serentak. Kemendikbud dan Kementerian Agama membentuk tim bersama untuk merumuskan perpres. Mendikbud Muhadjir Effendy menuturkan, penerapan lima hari sekolah akan diterapkan di 5.000 sekolah percontohan.

“Permendikbud (23/2017 tentang Hari Sekolah) kan belum dicabut. Perpres untuk mengganti aturan tersebut juga belum ada, masih dikaji. Jadi kebijakan tersebut ya jalan terus. Diterapkan secara bertahap, nanti dalam perpres akan dikuatkan. Dari tahun lalu juga kan sebetulnya sudah ada 1.500 sekolah yang menerapkan lima hari sekolah,” ujarnya.***

Sekian berita terbaru yang kami kutip dari pikiran-rakyat.com semoga bermanfaat dan silahkan di SHARE bila berita ini penting. Terima kasih atas kunjungan anda.....

Kamis, 15 Juni 2017

"Full Day School" Disebut Resahkan Guru


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاته
Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua serta selamat beraktifitas, pembaca sekalian kali ini  admin akan share berita terbaru terkait Hari Sekolah atau full day school disebut meresahkan guru, kok bisa begitu ya... dari pada bingung yuk simak berita selengkapnya berikut ini.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Arifin Junaidi mengatakan, kebijakan sekolah selama lima hari dengan durasi delapan jam setiap harinya tidak hanya memicu kekhawatiran di kalangan siswa, tetapi juga para pengajar.

Menurut Arifin, jika kebijakan yang diatur dalam Peraturan Mendikbud nomor 23 tahun 2017 itu tak segera dicabut akan timbul aksi penolakan secara massal.

"Kalau (kebijakan) ini dipaksakan, barangkali saja nanti murid dan guru seluruh Indonesia akan datang ke Jakarta (untuk protes)," ujar Arifin di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017).

Jika dihitung dari jumlah sekolah yang dimiliki Maarif NU saja, ada sekira 48 ribu sekolah dan madrasah yang tersebar di seluruh Indonesia. Belum lagi sekolah lainnya yang juga keberatan dengan kebijakan tersebut.

Beberapa waktu lalu, Arifin mengaku menyambangi Makassar dan Banjarmasin untuk melihat respons para guru di sana. "Ada keresahan luar biasa (dari para pendidik) dengan lontaran dari Mendikbud soal penerapan kebijakan Full Day School," kata Arifin.

Sebab, kebijakan tersebut mengharuskan murid berada disekolah selama delapan jam. Di sisi lain, di Indonesia ada model pendikan pesantren. Biasanya, pada sore hari pesantren dikunjungi anak-anak untuk memperdalam ilmu agamanya.

Kebijakan ini dikhawatirkan akan menghilangkan budaya tersebut. Hal ini juga akan berdampak pada perkembangan karakter anak.

"Bahkan guru-guru pelajaran agama Islam itu resah dengan kebijakan ini," kata Arifin. PBNU, kata Arifin, akan mengirim surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meminta agar kebijakan itu cabut dan Mendikbud Muhadjir Effendy dicopot.

"Karena Mendikbud bikin gaduh, minta untuk diganti," kata Arifin.

Sekian berita terbaru yang kami kutip dari kompas.com semoga bermanfaat dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda.....

Rabu, 14 Juni 2017

Dulu Guru Dipanggil Ndoro, kini Bapak-Ibu Saja

Assalamualaikum wr wb rekan-rekan sahabat sekolah, selamat beraktifitas semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Pada kesempatan kami ingin share sebuah berita tentang pendidikan yakni Dulu Guru Dipanggil Ndoro, kini Bapak-Ibu Saja. Untuk selengkapnya simak beritanya berikut ini.
Setiap sekolah punya istilah untuk memanggil gurunya. Bapak-Ibu adalah umum dipakai di Indonesia sekarang. Sebagai sosok yang dihormati, guru pernah dipanggil ndoro di masa kolonial.

Ketika masih bersekolah di Kweekschool (sekolah guru) di Bukittinggi—dulu dikenal sebagai Sekolah Radja—sekitar tahun 1908-1913, Ibrahim biasa memanggil guru laki-lakinya: Engku. Salah satu Engku yang paling terkenal di sekolahnya adalah Nawawi yang bergelar Sutan Makmur, ayah dari Syarifah Nawawi, kawan sekolah dan idaman Ibrahim.

Ketokohan Engku Nawawi bisa disaksikan di ruang guru SMA Negeri 2 Bukittinggi. Sebuah plakat tentang dirinya terpampang di dinding. Sebagai guru terkenal, Engku Nawawi membantu Prof Charles van Ophuijsen merancang sebuah ejaan yang berlaku sejak 1901 dan dikenal sebagai ejaan van Ophuijsen.

Jika guru laki-lakinya dipanggil Engku, guru perempuan dipanggil Encik. Di Malaysia, panggilan Encik untuk memanggil guru masih berlaku hingga kini. Encik guru biasa disingkat menjadi Cikgu. Di serial anak-anak Upin & Ipin, terekam bagaimana guru Malaysia dipanggil. Sering digambarkan bagaimana murid-murid menyambut guru mereka ketika baru masuk kelas, “Selamat pagi, Cikgu.”

Meski dalam kerangka wilayah Hindia Belanda, panggilan guru oleh murid tidak seragam di tiap sekolah. Beda dengan era setelah Sukarno tumbang, saat guru laki-laki umumnya dipanggil Bapak dan guru perempuan dengan Ibu.

Di masa kolonial, guru tak hanya profesi tapi juga kedudukan sosial yang sangat dihormati penduduk pribumi. Jika lewat di hadapan guru, murid biasanya menunduk. Panggilan untuk guru saja adalah gelar yang cukup terhormat. Dalam masyarakat Melayu, baik di Indonesia maupun Malaysia, Engku dan Encik adalah gelar orang yang dimuliakan di masa lalu. Di Jawa, guru tak kalah dihormati. Seperti tuan-tuan Belanda atau priyayi, guru pun dipanggil Ndoro. Tak heran jika sekolah guru disebut Sekolah Radja di Bukittinggi.

“Di zaman Belanda sebutan murid kepada guru Sekolah Ongko Loro, adalah Ndoro,” tulis Makhlani Yudhokusumo dalam Banjarnegara Berjuang: Kilasan Sejarah Perjuangan Merebut Kemerdekaan di Kabupaten Banjarnegara (1988). Panggilan itu berlaku di sekolah-tiga-tahun untuk anak pribumi yang tak memakai bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar.

Sementara itu, di sekolah anak pribumi dengan bahasa pengantar bahasa Belanda seperti Hollandse Indische School (HIS), sebutannya lain lagi. Sebutan Meneer untuk guru laki-lakinya, guru perempuan yang belum menikah Juffrouw, dan Mevrouw bagi yang sudah menikah. Guru perempuan Belanda tidak banyak jumlahnya.

Di masa pendudukan Jepang, istilah Meneer, Juffrouw, dan Mevrouw yang berbau Barat dihilangkan. Tak hanya sebutannya. Banyak guru Belanda ditawan dan tentara-tentara Jepang pun mendadak jadi guru. Sebutan lokal seperti Engku, Encik, atau yang lainnya diperbolehkan. Istilah Jepang untuk guru adalah Sensei.

Istilah Sensei ini cukup sering dipakai. Ketika menjadi guru muda di pedalaman Sulawesi zaman Jepang, Pahlawan Nasional Wolter Monginsidi—menurut catatan Radik Djarwadi dalam Surat dari Selmaut (1963)—dipanggil Kodomo Sensei, guru yang kanak-kanak. Sebab, umurnya masih 17 tahun.

Di zaman Jepang, menurut buku Sejarah pendidikan daerah Sumatera Selatan (1984), ketika memulai pelajaran, “anak-anak berdiri dengan tertibnya dan memberikan salam kepada guru dengan mengucapkan Sensei ohayo gozaanas (Selamat pagi Guru).” Setelah Jepang kalah, istilah Sensei tak populer, kecuali sebagai panggilan bagi guru bahasa Jepang. Sekolah Ongko Loro tak ada lagi dan guru tak lagi dipanggil Ndoro.

Menurut catatan buku Sejarah Sosial Daerah Kota Bengkulu (1984) yang disusun A.B. Lapian dkk, “panggilan terhadap guru lelaki dan guru wanita bukan lagi Meneer, Juffrouw, ataupun Sensai dan engku tetapi diubah dengan panggilan encik atau ibu dan bapak guru. Sikap keeropa-eropaan, kebelanda-belandaan ataupun gaya pendidikan militer Jepang dihilangkan.”

Mengenai panggilan Engku, sumber lain menyebut panggilan itu masih dipakai. Selain itu, panggilan feodal seperti Ndoro sudah hilang di masa itu.

Dulu Guru Dipanggil Ndoro, kini Bapak-Ibu Saja

Menurut Firman Lubis dalam Jakarta 1950-an: Kenangan Semasa Remaja (2008), panggilan Engku dan Encik sempat dipakai lagi. Dia sendiri bertanya, “Entah mengapa, di sekolah ini panggilan untuk guru laki-laki ialah engku, sedangkan guru perempuan ialah encik. Mungkin dipengarruhi bahasa Melayu...”

Di masa revolusi, berdasar pengakuan Sartini Soeparto dalam buku Sumbangsih Bagi Pertiwi (1981), “Waktu itu guru-guru tidak dipanggil sebagai bapak atau ibu tetapi sebagai engku dan encik Jadi saya juga mendapat panggilan Encik Soeparto.”

Sebutan untuk memanggil guru di sekolah yang didirikan kaum pergerakan nasional Ki Hajar Dewantara beda lagi. Di perguruan Taman Siswa, guru laki-laki dipanggil Ki, guru perempuan yang sudah menikah dipanggil Nyi, dan yang belum menikah dipanggil Ni. Panggilan ini masih berlaku di Taman Siswa.

Pendiri Taman Siswa Ki Hajar Dewantara, semula memakai nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Belakangan dia membuang gelar Raden Mas, mengganti namanya, serta mengganti gelar dengan Ki. Istrinya juga memakai gelar Nyi dan tak lagi memakai gelar Raden Ayu. Menurut Engkos Kosnadi dari Dewantara Institute, istilah Ki, Nyi, dan Ni masih dipakai di perguruan nasional itu.

Di madrasah atau sekolah keagamaan, guru-guru agama Islam dipanggil Ustadz. Ada beberapa pangilan kepada guru agama di daerah berbasis Islam. Seringkali berdasarkan tingginya ilmu dan besarnya pengaruh, ada beberapa istilah untuk menyebut guru agama selain Ustaz.

Ada istilah Kiai, Syech, juga Tuan Guru. Di pesantren, guru yang paling dihormati biasanya dipanggil: Kiai. Untuk guru-guru biasa, menurut salah seorang jebolan pesantren tradisional Al Muayyad Surakarta, Ahmad Khadafi, seorang guru muda bisa dipanggil Kang (kakak) dan jika sudah menikah dan punya anak bisa dipanggil Pak. Menurutnya, sebut Ustaz atau Tad, dipakai di pesantren modern.

Di masa sekarang, di sekolah-sekolah umum dengan kurikulum nasional, panggilan Bapak atau Ibu sangatlah umum dipakai. Di sekolah swasta berkurikulum internasional, seorang guru laki-laki biasa disapa Sir dan guru perempuan disapa Miss.

Sekian berita pendidikan yang kami lansir dari tirto.id.com semoga bermanfaat dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda....

Mulai Tahun Pelajaran 2017/2018 Hari Sekolah Berlaku 8 (delapan) Jam

Setelah terbitnya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2017 tentang hari sekolah yang ditetapkan tanggal 12 Juni 2017 yang ditandatangani oleh Mendikbud RI Muhadjir Efendi sendiri.Disebutkan pada peraturan tersebut sesuai pasal 8 bahwa mulai tahun pelajaran 2017/2018 diberlakukan hari sekolah dilaksanakan 8 jam dalam 1 (satu) hari atau 40 jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu untuk semua jenjang sekolah mulai SD sederajat hingga SMA sederajat.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan sebagaimana dalam pasal 2 ayat 1bahwa, Hari Sekolah dilaksanakan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.

Berlakunya ketentuan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) sudah termasuk waktu istirahat selama 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dijelaskan ayat 2 pada pasal 2.

Dilanjutkan dalam Pasal 3 ayat 1 dan 2 bahwasanya Hari Sekolah digunakan oleh Guru untuk melaksanakan beban kerja Guru yang meliputi: a. merencanakan pembelajaran atau pembimbingan; b. melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan; c. menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan; d. membimbing dan melatih Peserta Didik; dan e. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja Guru.

Sedangkan untuk peserta didik sesuai pasal 5 hari sekolah digunakan untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Dimana kegiatan intrakurikuler merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk pemenuhan kurikulum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sedangkan Kegiatan kokurikuler merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk penguatan atau pendalaman kompetensi dasar atau indikator pada mata pelajaran/bidang sesuai dengan kurikulum yang meliputi kegiatan pengayaan mata pelajaran, kegiatan ilmiah, pembimbingan seni dan budaya, dan/atau bentuk kegiatan lain untuk penguatan karakter Peserta Didik.

Kemudian Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan di bawah bimbingan dan pengawasan Sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian Peserta Didik secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan, seperti kegiatan kriya, karya ilmiah, latihan olah-bakat/olah-minat, dan keagamaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Namun ada pengecualian untuk sekolah tidak melaksanakan ketentuan hari sekolah 8 jam dalam satu hari sebagaimana pada Pasal 7 diterangkan bahwa ketentuan Hari Sekolah tidak berlaku bagi Peserta Didik TK/TKLB/RA atau sederajat pada sekolah keagamaan lainnya.

Nah dengan terbitnya peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia ini dimaksudkan dan diharapkan agar bisa memenuhi kekurangan beban kerja guru terutama bagi guru-guru yang bersertifikat.

Dan untuk lebih jelasnya secara rinci tentang isi peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2017 ini Anda dapat lihat dan unduh DISINI. Demikian informasi tentang peraturan Mendikbud RI kami share semoga bermanfaat. (Lan)

Selasa, 13 Juni 2017

Jadilah Pendidik bukan Pengajar

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua serta selamat beraktifitas, pembaca sekalian kali ini  admin akan share berita opini tentang pendidikan yakni Jadilah Pendidik Bukan Pengajar, yuk simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Mengajar berarti membuat seseorang menjadi berilmu, yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu atau paham, yang sebelumnya belum bisa menjadi bisa atau terampil. Sedangkan mendidik memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekadar mengajar. 

Tujuan utama dari sebuah lembaga pendidikan adalah menghasilkan anak didik yang tidak hanya memiliki prestasi tapi juga memiliki akhlak yang baik. Maka itu tenaga pendidik memiliki peran yang sangat penting untuk mencapai tujuan dan cita-cita tersebut.

Media tercanggih dan fasilitas lengkap belum cukup apabila belum dilengkapi tenaga pendidik yang baik. Dengan latar belakang itulah Rumah Tahfidz Darul Quran Ridho Gusti Pandowoharjo Sleman mengadakan kajian membahas tentang bagaimana menjadi seorang pendidik.

Sarju Winardi, dosen dari Fakultas Teknik UGM, yang menjadi pemateri dalam acara ini membahas seputar perbedaan tenaga pendidik yang melaksanakan tugasnya dengan mendidik atau hanya sekedar mengajar saja. 

Menurut beliau mengajar berarti membuat seseorang menjadi berilmu, yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu atau paham, yang sebelumnya belum bisa menjadi bisa atau terampil. Sedangkan mendidik memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekedar mengajar. 

Mendidik berarti menjadikan seseorang berilmu dan mengamalkan ilmunya untuk kebaikan serta terus mendorong anak didiknya untuk terus menambah ilmunya dan menjadikan setiap tambahan ilmu yang didapatkan juga menambah setiap prilaku atau kehidupannya berangsur menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, begitu seterusnya tanpa terputus.

Perbedaan antara mengajar saja dan mendidik inilah yang sering di abaikan bahkan dilupakan oleh sebagian besar guru atau tenaga pendidik, baik itu guru TPA atau guru-guru dengan makna lebih luas lagi. Sehingga apabila tenaga pendidik atau yang pada objek saat ini adalah para guru TPA menyadari bahwa tugas mereka bukan hanya mengajar tapi lebih dari itu yakni sebagai pendidik bagi generasi penerus.

Sehingga apabila mereka sudah menyadari berarti mereka harus juga siap dengan segala aspek dari kegiatan sebuah pendidikan, mulai dari mentransfer ilmu pengetahuan, serta membiasakan prilaku atau sikap dengan tauladan dari tenaga pendidik tersebut. Dan hal yang paling penting adalah terus berupaya membangkitkan semangat belajar atau semangat untuk memperbaiki diri dari setiap peserta didik.

“Berarti banyak juga yang belum kita tahu soal mengajar yang sebenarnya….” Gumam salah seorang peserta.

“Yah kita benerin dikit-dikitlah, wong kita ini kerja modalnya Cuma semangat..” Imbuhnya lagi.

Kesimpulannya memang tidak mudah menjadi seorang tenaga pendidik, namun dibalik ketidak mudahan tersebut apabila kita mampu dan tekun menjalani dengan penuh ikhlas dan tanggung jawab akan mengantarkan kita pada bagian dari mereka yang Allah tinggikan derajatnya seperti yang tersurat pada Al-Qur’an surat Al-Mujadalah ayat 11 yang artinya “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. 

Sekian berita opini yang kami lansir dari ramadan.sindonews.com semoga bermanfaat dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda.....

Senin, 29 Mei 2017

Manfaat Puasa untuk Kesehatan

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

SALAM SEJAHTERA untuk kita semua pembaca sekalian kali ini  admin akan menyampaikan opini terkait Alquran dan Sains: Fakta Ilmiah di Balik Puasa, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Sebagaimana diketahui seluruh umat muslim diwajibkan untuk melakukan puasa di bulan ramadan. Perintah tersebut telah disampaikan oleh Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 183 yang berbunyi:

"Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa" (Al-Baqarah : 183).

Lantas mengapa umat Islam diwajibkan untuk melaksanakan puasa? Ternyata selain untuk menunjukkan ketakwaan, terdapat fakta lain di balik berpuasa.

Mengutip halaman The Guardian, penelitian dari Universitas Newcastle menemukan bukti bahwa dengan berpuasa penyakit diabetes tipe 2 akan berkurang. Para peneliti melakukan riset selama delapan pekan kepada 11 orang pasien dengan total kalori yang dikurangi dari berpuasa ialah 600 per hari.

Hasilnya, kesebelas orang tersebut didiagnosa bebas dari diabetes tipe 2 setelah melakukan puasa. Studi lainnya juga menemukan bahwa jika penderita segera melakukan puasa, maka penyakit tersebut juga akan lebih cepat tertangani.

Roy Taylor, orang yang memimpin penelitian tersebut, berpikir bahwa puasa bermanfaat karena menghilangkan lemak berbahaya di dalam dan sekitar organ tubuh Anda, termasuk pengendalian gula di pankreas dan hati.

Ketika gula darah orang sehat terlalu tinggi, pankreas membuat hormon yang disebut insulin yang memberitahu hati untuk mengeluarkan gula dan menyimpannya dengan aman.

"Jika Anda memiliki lemak di sekitar organ tersebut, itu menyumbat cara kerja mereka dan tubuh Anda tidak dapat mengendalikan gula darahnya," kata Taylor.

Selain itu Valter Longo, seorang ilmuwan di University of Southern California, juga percaya bahwa puasa berkala dapat membantu orang tetap sehat. Misalnya dalam masalah sel imun, dapat dipangkas kembali sehingga ketika seseorang mulai makan, maka sel baru akan terlahir kembali.

Dengan demikian, berpuasa sebenarnya memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh manusia. Selain dapat menyehatkan pikiran (taqwa) puasa juga berkhasiat sebagai metode penyembuhan bagi penyakit tertentu.

Sekian info opini yang kami lansir dari okezone.com semoga bermanfaat dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda.....

Rabu, 10 Mei 2017

Perdebatan hangat Tentang Seorang Juragan Kaya Beristri 10 Orang

Bermula salah seorang grup WA MTsN 1 Lombok Barat dengan akun Ayu Lailia Damayanti memposting video yang berisi tentang seorang kaya raya, bisa dikatakan juragan dengan istri sebanyak 10 orang membuat anggota grup WA berdebat secara seru dan hangat, ada yang mendukung ada pula yang menghujat alias menolak.

Lebih jelasnya yuk simak perdebatan seru grup WA MTsN 1 Lombok Barat berikut ini.

Diawali oleh Juma'ah : "Buk I you laili piran mauk jatah anden side".

Ayu : "Sang deq mauk pikiran jage.. 🤣🤣🤣😄😄😄" balas Ayu.

"Coba adik sak ketauk idap," timpal Juma'ah.

"Cobaqan bae side kakak dendeq 10 araq2 8 bae.. sang malem sumat ndeq de tao lampaq wah terus..🤣🤣🤣😂😂😄🤔🤔🤔". Jawab Ayu dengan tambahan motion.

Disela-sela perdebatan hangat akun Jusnawing ikut memancing dengan posting gambar seorang pria yang diapit banyak perempuan. Gambar pun diberikan tag dengan ucapan "Pak Juma'ah beserta istri ".

Juma'ah tak kalah dengan ledekan gambar tersebut, ia pun balas dengan angka yang mirip untuk cek pulsa (kayaknya angka togel kaliii)
*123'*7#
*123*7
#123#7#
*123*
⭐123⭐7⭐#
🙏🏻

perdebatan pun berbuntut panjang, ech ternyata teka-teki angka diatas ada maknanya lhoo, lanjut ..... a you ready......?

"😆😆😆😁😁 ga sanggup trnyata mr mrjuju Criding.. 1 aja udah ga kuaaaaattt 😅😅😅". Ucap Ayu.

Eh ditengah-tengah sengitnya perdebatan muncul juga komen yang ditunggu-tunggu, yuk tebak siapa ?

"Ada apa dengan "wa" ?....seling Rukyal.

"Astagfirullahal adziim ini aturan apa yg dipakai,seorang kiyai dgn 10 istri,emang boleh dan halalkah?pakai acuan dalil hukum apa,ada yg bisa menjelaskan,?...." sambungnya.

Ayu menimpali "Mungkin Boleh2 aja bu is asal mampu, adil dan kaya raya seperti bpk trsebut.. bsa menghidupi istri2nya sampai 7 kturunan..😊😊😉".

"Bgmnpn tetap tdk boleh,kan aturannya cuma sampai 4 saja,bu ayu,kecuali berkali kali dan diceraikan dan yg dipertahankan cuma 4 saja,tetapi mungkin ada dalil lain yg membolehkan,sepertinya tdk pernah saya tahu dan saya dengar ttg hal itu,aneh, benar2 dunia mmg semakin dekat dgn kiamat,he he he." Jawab Rukyal yang tidak mau kalah.

Tak ketinggalan juga kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi ikut menanggapi perdebatan hangat ini.

"Ada g dalil yg menyebutkan bhw klo ada laki2 yg memiliki banyak istri itu tandanya kiamat", pungkasnya.

"Justru yg plg tidak disukai olh Allah SWT dan Nabi Muhammad kita yg berpendapat tp tidak ada dalilnya sebagai pijakan hukum (قيل وقال),", sambungnya.

Ru'yal : " 🤣🤣🤣🤣🤣,habis aneh,dan diluar kebiasaan begitu pak kepala," jawabnya.

"Dalilnya 2+3+4=9," ucap Ahmad Zaini ikut menanggapi.

Pak Kepala : "Yg aneh malah...klo perempuannya mau dimadu sampe 10 org hehe,".

Ayu Lailia Damayanti : "Mungkin pikir mereka ketimbang nganggur ga ada kerjaan mending kawin sama juragan kaya raya.. heheheh 🤣🤣🤣😅😅,".

Ru'yal : "Itu pilihan maksudnya ustadz,boleh 2,3,atau 4,bukan penjumlahannya,tetapi mungkin juga ada yg menafsirkan seperti itu juga😀😀😀," jawabnya kepada Zaini.

Pak kepala : "Ini baru passssss,".

Ru'yal : "Pas bagi mereka yg merasa beruntung dan tdk dirugikan,dan tdk peduli aturan,apa bpk ibu guru termasuk yg menginginkan seperti itu ya,😀😀😀😀😀".

Ayu : "🤔🤔🤔🤔". Merenung

Pak Jusnawing pun lagi-lagi memposting gambar orang nikah ditampilkan dengan foote note "Pada ribut giliran saya neh setelah ini.😀😀😀". Tulisnya.

Ayu pun menimpali: "Boleh jg pak jus.. smoga menjadi keluarga SAMAWA.. tp memeng bener ya kluarga samawa..😂😂😂😂".

"SEMAWA = SAbalong saMA LEWA 😀😀😀". Geledek pak Jusnawing.

Gambar tamu pernikahan tiba-tiba muncul lagi setelah diposkan oleh Pak Jusnawing dengan memberikan tag "Deretan keluarga".

"Wewewewe bangun2 kok pada mimpi". Cetus Juma'ah. Ia pun mengirim sebuah Video seorang pebalap MotorGP (Lorenzo, Marquez, Rossi, Vinales, atau ......?) berbicara menggunakan bahasa sasak.

Ayu menimpali : "🤣🤣🤣😅😅 piran tao bahse sasak tie...😃😃😃😃". "Ni arak surat endah... teruntuk kk tuan.." Tambahnya. Yuk simak isi suratnya.....

Teruntuk Kak Tuan Rossi di Tempat-

Assalamualaikum kak tuan, maaf niki terpakse jarin tiang kirim surat niki jok pelungguh.

Angkak side bekumbek'an jarin wik malem nu, balapan be'eleh elehan marak buak jamplong gerik lek telabah ? kan ndek de marak biasen ntan de balapan pnoh angkak ? lailah muk pedrosa, marquez dait lorenzo toh mbe jage taokn mare mare, side apeee....cobak ndak pinak kaji sedih nike kak tuan, bas jangke kawe kaji beli antenne baru adek kaji mauk pedasan side taek podium, laguk ape....ndek arak gati perasaan de side kak tuan.

Cobak kek de indeng sekedik ngumbe ruen kaule bale sik demen lek side pade kecewe lantaran wik malem nu, mane mane momer 4 atau lime wah taok sesep dirik de kak tuan, ndak jangke 10 lalok, lailah....ooooo begeritikan aik maten tiang niki saking irok asek idapn kak tuan, laguk sik tiang tehen doang saking wah ndek tiang taok ntan tiang jak muni wah.

Trus binjat batur batur sak ndek demen lek side, waidiiiiiiik gamaaaak unin ngolok'an lek pesbuk, macem unin pade,...iiiiiiih aroo, mun tiang ndek indeng dirik jak, adoooo wah tiang sedut pesbuk nike kak tuan, lillah ampok nu aneh...

Separo bingung tiang isik de, mun papah ujan jak lailaaah beatar atar de melaik'an marak jaran te remasonin telor ne, laguk hangkak lamun panas be teng teng jak jelo, keseo sae de side, sang side wah pendak jage balapan haa ?, engke sarian de engkah wah daripade sok wah arak doang side milu, ngalahan wah, jual wah montor nike, lemak tiang tolong side boyak'an pembeli, dendek beng tiang persenan wah, alur bae ikhlas tiang kak tuan.

Maaf beleq beleq ne kak tuan, wah terpakse gati tiang besurat marak ntan nike, ndak salak angen lek tiang, nike jujur bae, sengak tiang bekangen lek side, ye ampok tiang bebase marak nike, padahal to te laik tiang boyak belian adek de side lontaaaaaah balapan, jangke dateng ujung langit dateng tiang boyak bebadong jari side, nu saking tiang tunah side kak tuan, eeeee seninak tiang jak wah wah bae sik ne ngomeh gitak ntan tiang lek side, mun tiang jangke besunah rasul jak, wajib wah gaya side sik ngepot lek pembelokan nike ntan tiang gawek jauk ye angkak inggas inggas sugul doang isin selet ne, separo jangke ndek ne tao ngentut isik tiang.

Ndek ape tiang ngarang ngarang ne jak kak tuan, eee banin tiang belet mesjid nu aneh, de ketuanan bae lemak piran piran de arak pesilak'an sikir atau selakar lek gubuk tiang,berembe ntan tiang bangge lek side, ooooo sing ade lawan....

Pokok intin ngene kak tuan, lemak karing sekali, ndak gati gati marak wik malem nu malik, bila perlu peren peren wah gas nike, eeeeee tutuk angen sik antuk ye, sai arak lek julun de salip ampok sumpak tijoh ye wah, ndak takut....bareeeeh tiang epe urusan kance kanak kanak remaja masjid mun arak jak bani ngelawan, tenang pokok side konsentrasi andang julu, ndak engoh kiri kanan apelagi mudi marak rubin malem nu, dengah de ? inget kak tuan "You Are The Doctor, Not Susbandoro"

Wassallam.

"Apa jak kenen apa jak maksud surat nike,kabelo tulisan,ndek bau bis sik te bace". Jawab Rukyal 

"Bukan sama bu Is kan  pak Jus ?" Tanya bu Sri.

Pak Jus pun menjawab dengan gambar motion " 😇😇😇 " yang sekaligus sebagai penutup perdebatan.

Itulah sepenggal hiburan yang kami kutip dari cuitan anggota grup Whatsapp MTsN 1 Lombok Barat , bahasanya pun asli tanpa diedit , tidak dikurangi mapun tidak ditambah.

Mohon maaf kepada teman-teman yang disebut namanya dengan nama panggilan atau nama singkat. (Salam Admin/Ruslan).

Selasa, 18 April 2017

UAMBN, USBN dan US Mengukur Ketercapaian Hasil Belajar Siswa



Suasana UAMBN, USBN dan US, terlihat konsentrasi peserta didik dan pengawas ruangan ujian.

Pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), USBN, dab US tingkat Madrasah Tsanawiyah tahun pelajaran 2016/2017 yang secara serentak digelar di seluruh Madrasah di Indonesia mulai tanggal 17 hingga 21 April  2017, pada sekolah Penyelanggara MTsN 1 Lombok Barat Kec. Kuripan UAMBN, USBN dan US diikuti oleh 161 orang siswa dan terbagi menjadi 9 ruang ujian. 

Dalam Pengawasan UAMBN, USBN dan US sama dengan sistem pengawasan pada pelaksanaan tahun sebelumnya yakni pengawasan secara silang dengan guru madrasah anggota KKM lainnya yang tiap ruangan diawasi oleh 2 orang guru mata pelajaran. 

Sejak pelaksanaan UAMBN, USBN dan US mulai hari pertama Senin 17 April 2017 kemarin berjalan lancar. Kepala MTsN 1 Lombok Barat selaku Ketua Penyelenggara Sahimi, M.Pd menjelaskan bahwa secara umum pelaksanaan UAMBN, USBN dan US di MTsN 1 Lombok Barat relatif lancar dan aman tanpa ada kendala apapun baik dari kelengkapan distribusi naskah soal ujian, pengawas hingga siswa  semua mengikuti ujian kecuali yang sudah drop out “Alhamdulilah pelaksanaan ujian ini berjalan dengan baik, naskah soal dan LJK yang kami terima lengkap sesuai jumlah peserta, pengawas pun semua hadir tanpa ada halangan atau pengganti” ungkap Sahimi. 

Pada UAMBN ini ada 5 mata pelajaran agama yang diujikan yaitu mata pelajaran Alqur’an Hadits, Akidah Akhlak, Piqih, SKI dan Bahasa Arab, sedangkan USBN dan US diujikan mata pelajaran PKn, IPS, IPA, TIKOM dan Matematika. 

Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), USBN dan US bertujuan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik pada akhir jenjang pada satuan pendidikan, sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang ditetapkan secara nasional seperti yang diungkapkan Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi kepada seluruh siswa kelas IX pada saat pelaksanaan istighotsah Sabtu  (15/4/2017) yang lalu.     

"Untuk mengukur ketercapaian kompetensi peserta didik sesuai dengan standar kompetensi lulusan, perlu dilakukan penilaian hasil belajar peserta didik pada akhir satuan pendidikan. Penilaian hasil belajar tersebut dilakukan melalui Ujian Nasional, Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional, Ujian Sekolah Berstandar Nasional dan Ujian Sekolah" terangnya lebih lanjut. 

Dan nantinya peserta didik yang telah mengikuti UAMBN berhak menerima Surat Keterangan Hasil Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (SKHUAMBN) yang diterbitkan pemerintah Kementerian Agama Republik Indonesia". Tutupnya. (Lan)

Minggu, 19 Maret 2017

Bingung dengan cara penyusunan TOR dan RAB kegiatan di Sekolah atau Madrasah ! Ini caranya lengkap dengan contohnya

Kuripan- Sesuai hasil dari audit inspektorat beberapa minggu yang lalu di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lombok Barat ditemukan banyaknya laporan kegiatan yang tidak dilengkapi dengan TOR dan RAB pelaksanaan kegiatan baik berupa kegiatan kepanitiaan atau lainnya.

Biasanya pelaksanaan kegiatan hanya yang tersusun berupa proposal atau hanya laporan kegiatan saja tanpa dilengkapi TOR atau acuan pelaksanaan kegiatan.

Sebelum kami berikan contoh penyusunan TOR ini, ada baiknya kita pahami dulu apa sih TOR tersebut ?

TOR adalah singkatan dari Term Of Reference yaitu Kerangka Acuan Kerja atau Kerangka Acuan Kegiatan yang disingkat KAK berupa dokumen perencanaan kegiatan yang berisi penjelasan/keterangan mengenai apa, mengapa, siapa, kapan, di mana, bagaimana, dan berapa perkiraan biayanya suatu kegiatan. Dengan kata lain, KAK berisi uraian tentang latar belakang, tujuan, ruang lingkup, masukan yang dibutuhkan, dan hasil yang diharapkan dari suatu kegiatan.

KAK merupakan gambaran umum dan penjelasan mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas dan fungsi Kementerian Negara/Lembaga. Dalam KAK tercakup latar belakang, maksud dan tujuan, indikator keluaran dan keluaran, cara pelaksanaan kegiatan, pelaksana dan penanggung jawab kegiatan, jadwal kegiatan, dan biaya kegiatan.

Berikut kerangka dalam penyusunan KAK atau TOR disusun berdasarkan Peraturan Dirjen Anggaran Nomor PER-2/AG/2010.

Format
Kementerian Negara/Lembaga: …………………………….
Unit Organisasi: …………………………….
Program: …………………………….
Sasaran Program: …………………………….
Usulan SBK: Kegiatan/Subkegiatan/Detil Kegiatan *)
Kegiatan: …………………………….
Subkegiatan: …………………………….
Detil Kegiatan: …………………………….

1. Latar Belakang (why)
Dasar Hukum
Gambaran Umum
Alasan Kegiatan Dilaksanakan
2. Kegiatan Yang Dilaksanakan (what)
Uraian Kegiatan
Batasan Kegiatan
3. Maksud dan Tujuan (why)
Maksud Kegiatan
Tujuan Kegiatan
4. Indikator Keluaran dan Keluaran
Indikator Keluaran (kualitatif)
Keluaran (kuantitatif)
5. Cara Pelaksanaan Kegiatan (how)
Metode Pelaksanaan
Tahapan Kegiatan
6. Tempat pelaksanaan Kegiatan (where)
7. Pelaksana dan Penanggung Jawab Kegiatan (who)
Pelaksana kegiatan
Penanggungjawab kegiatan
Penerima manfaat
8. Jadwal Kegiatan
Waktu pelaksanaan kegiatan (when)
Matriks pelaksanaan kegiatan (time table)
9. Biaya (how much): total biaya yarrg diperlukan dalam kegiatan.

Sedangkan cara pengisian format KAK adalah sebagai berikut:

Kementerian Negara/Lembaga, diisi dengan nomenklatur Kementerian Negara/Lembaga.
Unit Organisasi, diisi dengan nomenklatur Unit Eselon I yang bersangkutan.
Program, diisi dengan nama program.
Sasaran Program, diisi dengan sasaran program dalam Renja K/L atau RKP.
Usulan SBK: diisi sesuai dengan posisi (level) usulan SBK serta keterkaitan dengan kegiatan, subkegiatan dan detil kegiatan.

Sistematika penyusun TOR atau KAK
1. Latar Belakang
Menjelaskan dasar hukum yang terkait dan kebijakan Kementerian Negara/Lembaga yang merupakan dasar keberadaan kegiatan/aktivitas berkenaan berupa Peraturan Perundangan yang berlaku, Rencana Strategis Kementerian Negara/Lembaga, dan Tugas Fungsi Kementerian Negara/Lembaga, sedangkan gambaran umum merupakan penjelasan secara singkat mengapa (why) kegiatan tersebut dilaksanakan dan alasan penting kegiatan tersebut dilaksanakan serta keterkaitan kegiatan yang dipilih dengan kegiatan keluaran (output) dalam mendukung pencapaian sasaran dan kinerja program/yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian tujuan kebijakan.
2. Kegiatan yang dilaksanakan
Menjelaskan uraian kegiatan apa (what) yang akan dilaksanakan dan batasan kegiatan.
3. Maksud dan Tujuan
Menjelaskan mengapa (why) kegiatan harus dilaksanakan dan berisikan hasil akhir yang diharapkan dari suatu kegiatan (bersifat kualitatif) serta manfaat (outcome) kegiatan.
4. Indikator Keluaran dan Keluaran
Menjelaskan indikator keluaran berupa target yang ingin dicapai (bersifat kualitatif) dan keluaran (output) yang terukur dalam suatu kegiatan (bersifat kuantitatif). Misalnya: 50 km, 40 m², 20 orang, 1 LHP, dan lain-lain.
5. Cara Pelaksanaan Kegiatan
Menjelaskan bagaimana (how) cara pelaksanaan kegiatan baik berupa metode pelaksanaan, komponen, tahapan dalam mendukung pencapaian keluaran (output) kegiatan.
6. Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Menjelaskan dimana (where) kegiatan tersebut akan dilaksanakan.
7. Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatan
Menjelaskan siapa (who) saja yang terlibat dan bertanggungjawab atas pelaksanaan kegiatannya.
8. Jadwal Kegiatan
Menjelaskan berapa lama dan kapan (when) kegiatan tersebut dilaksanakan, dengan dilengkapi time table kegiatan.
9. Biaya
Berisikan total biaya (how much) kegiatan sebesar nilai nominal tertentu yang dirinci dalam (Rencana Anggaran Biaya) RAB sebagai lampiran KAK.
10. Penandatangan KAK
Diisi pejabat yang bertanggung jawab pada kegiatan yang akan dilaksanakan.

Berikut adalah contoh hasil penyusunan TOR dan RAB yang kami telah susun ketika menjadi Panitia Try Out US dan UAMBN tahun 2017.

KERANGKA ACUAN KEGIATAN
(TERM OF REFERENCE)
TOR USULAN KEGIATAN TRY OUT US DAN UAMBN 2017
MTsN KURIPAN KABUPATEN LOMBOK BARAT

Kementerian Negara/Lembaga: Kementerian Agama
Satker: MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat
Program: Pengelolaan Anggaran Madrasah
Kegiatan: Pelaksanaan Try Out US dan UAMBN
Hasil (Output): Dipedomaninya  Standar Pelaksanaan dan  Biaya
  Try Out US dan UAMBN

1.Latar Belakang
A.Dasar Hukum
Penyusunan  standar  biaya  merupakan  salah  satu  implementasi  atas peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu :
1.UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara,
2.Peraturan   Pemerintah   Nomor   21   Tahun   2004   tentang   Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga.
3.Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
4.Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;
5.Undang-undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pertanggungjawaban Keuangan Negara;
6.Peraturan Presiden Nomor 20 tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah;
7.Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang pedoman pelaksanaan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, sebagaimana telah diubah dengan Keppres Nomor 72 Tahun 2004;
B.Gambaran Umum
MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat adalah merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, yang sejak berdirinya senantiasa memberikan pendidikan dan pengajaran terhadap siswa-siswanya. Untuk tahun pelajaran 2016-2017  akan mengevaluasi siswa kelas tertinggi, yakni Kelas IX  dengan pelaksanaan Try Out (TO) US dan UAMBN  dalam persiapan menempuh Ujian Sekolah / Madrasah  dan dilaksanakan selama 6 hari.
Untuk itu dalam pelaksanaan tersebut, menimbang perlu persiapan dari mulai perencanaan, pelaksanaan dan diakhiri dengan pelaporan, agar dapat berlangsung dengan baik.
C.Alasan Kegiatan
Pelaksanaan ini merupakan tolak ukur sejauh mana materi yang terkandung dalam kurikulum madrasah telah diserap dan dikuasai oleh para siswa

2.Kegiatan Yang Dilaksanakan
Urian kegiatan yaitu pelaksanaan Try Out US dan UAMBN Kelas IX Tahun Pelajaran 2016/2017

3.Maksud dan Tujuan
Agar tersedianya dana pelaksanaan Try Out US dan UAMBN Kelas IX Tahun Pelajaran 2016/2017

4.Indikator Keluaran
Terwujudnya kesediaan dana pelaksanaan Try Out US dan UAMBN Kelas IX Tahun Pelajaran 2016/2017

5.Strategi Pencapaian Keluaran
A.Metode Pelaksanaan
Penyusunan Standar Biaya dilakukan dengan menggunakan  beberapa metode pelaksanaan yaitu dilakukan melalui anggaran DIPA dalam bentuk UP/GUP dan LS

B.Tahapan Kegiatan
Kegiatan Penyelenggaraan Try US dan UAMBN melalui beberapan tahapan sebagai berikut :
1.Tahapan penyusunan rencana dan program
-Persiapan perencanaan yang meliputi identifikasi masalah, analisa dan rumusan masalah;
-Usulan rencana dan program dari pelaksana kegiatan
-Tahap penyusunan RAB sesuai DIPA tersedia setelah melakukan koordinasi dan sinkronisasi dengan bendahara pengeluaran.
2.Tahap pelaksanaan Rencana dan Kegiatan
-Setelah mendapatkan pagu tetap dan DIPA MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat,  maka pada awal pelaksanaan merumsukan program dan langkah-langkah kegiatan
-Menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan
-Merumuskan kebijakan-kebijakan alternatif terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan;
-Membagi habis tugas dan tanggung jawab masing-masing kegiatan sesuai kapasitas dan kewenangan yang dimiliki oleh masing-masing anggota pelaksana kegiatan;
3.Tahapan evaluasi dan laporan pelaksanaan kegiatan
-Prosedur penyampaian laporan pelaksanaan kegiatan pada hakekatnya adalah suatu bentuk rentetan kegiatan yang intinya merupakan bentuk pengawasan (controlling) yang merupakan bagian dari kegiatan planning, organizing, actuating dan controlling (POAC)
-Laporan kegiatan disampaikan setelah berakhir pelaksanaan kegiatan.
-Penyusunan laporan evaluasi dilaporkan kepada pimpinan sebagi bahan pertimbangan selaku decision maker (pengambil keputusan) dan sebagai bahan msukan untuk penyusunan anggaran pada tahun anggaran selanjutnya

6.Tempat Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan dilaksanakan di MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat dengan alamat Jl. TGH. Abdul Hafidz Kuripan Kab. Lombok Barat

7.Pelaksana dan Penanggungjawab Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab :
a.Penanggung jawab kegiatan :
-Kepala MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA)
-Pejabat Pembuat Komitmen MTsN Kuripan Kabupaten Lombok Barat
-Bendahara pengeluaran
-Pejabat penanda tangan SPM
b.Pelaksana Kegiatan
-H. Ahmad Muzaki selaku ketua pelaksana kegiatan
-Ruslan Wahid, Sekretaris pelaksana kegiatan
-Nikmatul Islam dan Ru’yal Isnaini, anggota pelaksana kegiatan
8.Jadwal Kegiatan
Tabel Rencana Realisasi Kegiatan
NoKomponen KegiatanTahun 2017
JanFebMarAprMeiJunJulAgsSepOktNovDes
1Terpenuhinya Pelaksanaan Kegiatan Try Out US dan UAMBN
2Persiapan √
3Pelaksanaan√
4Pelaporan√

9.Biaya 
Biaya untuk Komponen penyelenggaraan Try Out US dan UAMBN sebesar Rp. 6.165.000 ( Enam juta seratus enam puluh lima ribu rupiah )  sebagaimana ada dalam RAB.

Kuripan, 1 Maret 2017
Kepala MTsN Kuripan
Kabupaten Lombok Barat

Sahimi, S.Pd, M.Pd
NIP. 197612312003121006

Sedangkan untuk contoh RAB,  lebih lengkapnya Anda dapat lihat  disini.

Demikian cara penyusunan TOR dan RAB suatu kegiatan pada madrasah yang bisa kami share. Semoga kekurangan bisa disempurnakan dan semoga bermanfaat. (Lan).

Kamis, 23 Februari 2017

7 Tanda Pemuda Sholeh Yang Perlu Anda Ketahui

🍀 *TANDA PEMUDA SHOLEH.*

👉🏻 *Akhwat penting mengetahuinya yang sedang mencari calon ikhwan yang sholeh.*

👉🏻 *Ikhwan penting mengetahuinya,  apakah tanda-tanda itu ada pada dirinya atau tidak.*

💠 إِذَا رَأَيْتُمْ الرَّجُلَ يَتَعَاهَدُ الْمَسْجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بِالْإِيمَانِ

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

✅ _"Apabila kalian melihat seorang laki-laki memakmurkan masjid, maka persaksikanlah untuknya dengan keimanan."_

(HR Tirmidzi 2617 & Ibnu Majah 802, Dho'if)

☘ 🌿 🍃🍀 🌿  ☘

1⃣ *laki-laki sholeh sholatnya dimasjid, khususnya sholat shubuh & Ashar*

💠 إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ

✅ _Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat._  (Qs At-taubah 18)

2⃣ *laki-laki sholeh bukan hanya pintar namun ia juga ia mengamalkannya.*

👉🏻 Karena ilmu itu seperti pedang,  jika ia tidak menggunakannya dengan baik maka pedang itu akan melukainya.

💠 وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ

✅ _Al-Qur'an adalah hujjah (penyelamat) bagimu atau bumerang bagimu._
(HR Muslim 223)

3⃣ *laki-laki sholeh bukan hanya meninggalkan keburukan dan kejahatan,  namun ia juga melaksanakan kewajiban ibadah.*

👉🏻  Mungkin ia tidak mencuri, tidak mabuk dan tidak membunuh,  mungkin ia selamat dari ancaman dosa kejatan namun ia tidak akan selamat dari dosa ancaman meninggalkan kewajiban.

💠 وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى اللَّهِ مَتَابًا

💠 _Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."_ (Qs.  Al-furqon 71)

4⃣  *Laki-laki sholeh tidak merokok, karena rokok itu racun berbahaya.*

💠 وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

✅ _Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya._ (Qs.  Al-maidah 88)

5⃣ *Kesholehan itu bukan hanya dihati, namun ia juga berhias dengan akhlak dan amalan orang sholeh.*

👉🏻 Adapun urusan Hati adalah perkara dirinya dengan Allah sang pemilik hati.

👉🏻 Hati yang bersih akan membentuk perangai yang mulia.

💠 َ إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

✅ _"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan *Perbuatan* kalian."_ (HR Muslim 2564)

6⃣ *laki-laki sholeh berkata berhati-hati, tidak kotor/kasar  yang menyakiti orang lain.*

💠َ مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا

✅  _"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata baik atau diam_ (HR Bukhori 6575 & Muslim 47)

7⃣ *Laki-laki sholeh selalu mengingatkan kebaikan, sehingga orang-orang menganggapnya cerewet atau sok alim.*

✅  _"Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya. jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan, jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman."_ (HR Muslim 49)

Allahu a'lam

☘🌷☘🌷☘🌷☘

📝 Abu Ahwadzi (A. Affandy)
🇾🇪 Mesir

Pemuda vs Iblis

Seorang pria bangun pagi-pagi untuk melaksanakan
ibadah shalat subuh.

Setelah mengenakan pakaiannya,
dia berangkat ke Masjid.

Dalam perjalanannya ke Masjid, pria tersebut terjatuh dan pakainnya menjadi kotor..
Dia bangun, membersihkan diri, lalu kembali pulang.

Sesampainya di rumah, dia mengganti pakaiannya,
lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanannya
ke Masjid, pria tersebut terjatuh kembali di tempat yang sama!
Lalu dia kembali bangun, membersihkan diri, dan pulang kembali.
Sesampainya di rumah, Sekali lagi, dia mengganti pakaiannya, lalu berangkat kembali ke Masjid.

Dalam perjalanan ke Masjid, dia bertemu seorang kakek tua yang memegang lampu.

Dia bertanya pada kakek
tersebut dari mana dia dan kakek itu menjawab
“Aku melihatmu terjatuh dua kali dalam perjalananmu ke Masjid, jadi aku membawakan lampu untuk menerangi jalanmu.

Pria yang pertama tadi mengucapkan terimakasih banyak pada kakek yang membawakannya lampu, dan keduanya berjalan bersama ke Masjid.

Setibanya di Masjid, pria yang pertama tadi
mengajak kakek yang membawa lampu untuk shalat berjamaah dengannya. Kakek tersebut menolaknya.

Pria pertama terus mengajaknya beberapa kali lagi,
dan jawabannya tetap sama.

Pria itu bertanya mengapa dia tidak mau shalat bersamanya.

Kakek dengan lampu itu menjawanb, “Aku adalah *iblis*”.

Pria itu terkejut mendengar jawabannya.

Iblis kemudian melanjutkan, “Aku melihatmu menuju ke Masjid dan akulah yang membuatmu terjatuh.

Ketika kau pulang, membersihkan diri dan berangkat kembali ke Masjid, Tuhan telah mengampuni semua dosamu.

Aku menjatuhkanmu sekali lagi, tapi kau tidak
tinggal di rumah, dan tetap berangkat kembali ke Masjid.

Karena itu, Tuhan mengampuni semua dosa orang-orang yang tinggal dirumah mu.

Aku khawatir jika aku menjatuhkanmu lagi, Tuhan akan mengampuni dosa dosa orang  sekampungmu, jadi aku
memastikan kau sampai di Masjid tanpa terjatuh.

Subhaanallah....

”Janganlah kau membatalkan niat baik yang akan kau lakukan karena kau tidak pernah tau ganjaran apa yang mungkin akan kau dapat dari beratnya rintangan
yang kau hadapi ketika berusaha melaksanakannya.

Karena kebaikanmu bisa menyelamatkan keluarga dan bangsamu"
Mahasuci Allah dalam kemuliaannya.

Ketika kau membawa Quran. Setan akan pusing. Ketika kau membacanya, dia tersungkur.
Ketika dia melihatmu membacanya, dia pingsan.

Ketika dia melihatmu menjiwai apa yang kau baca, dia kabur.

99 KATA-KATA MUTIARA HIKMAH BAHASA ARAB (AL-MAHFUZHOT) SEBAGAI INSPIRASI HUDUP

1.   مَنْ جَدَّ وَجَدَ
1. Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah ia.

2.  مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ

2. Barang siapa sabar beruntunglah ia.

3. مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ

3. Barang siapa berjalan pada jalannya sampailah ia

4.   مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ

4. Barang siapa sedikit benarnya/kejujurannya, sedikit pulalah temannya.

5.   جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ

5. Pergaulilah orang yang jujur dan menepati janji.

6.   مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ

6. Kecintaan/ketulusan teman itu, akan tampak pada waktu kesempitan.

7.   وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ

7. Tidak kenikmatan kecuali setelah kepayahan.

8.   الصَّبْرُ يُعِيْنُ عَلىَ كُلِّ عَمَلٍ

8. Kesabaran itu menolong segala pekerjaan.

9.   جَرِّبْ وَلاَحِظْ تَكُنْ عَارِفًا

9. Cobalah dan perhatikanlah, niscaya kau jadi orang yang tahu.

10.  اُطْلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلىَ اللَّحْدِ

10. Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang kubur.

11.    بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ

11. Telur hari ini lebih baik daripada ayam esok hari.

12.   الوَقْتُ أَثْمَنُ مِنَ الذَّهَبِ

12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.

13.  العَقْلُ السَّلِيْمُ فيِ الجِسِْم السَّلِيْمِ

13. Akal yang sehat itu terletak pada badan yang sehat.

14.   خَيْرُ جَلِيْسٍ فيِ الزَّمَانِ كِتَابٌ

14. Sebaik-baik teman duduk pada setiap waktu adalah buku.

15.    مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ

15. Barang siapa menanam pasti akan memetik (mengetam).

16.     خَيْرُ الأَصْحَابِ مَنْ يَدُلُّكَ عَلىَ الخَيْرِ

16. Sebaik-baik teman itu ialah yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.

17.     لَوْلاَ العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالبَهَائِمِ

17. Seandainya tiada berilmu niscaya manusia itu seperti binatang.

18.    العِلْمُ فيِ الصِّغَرِ كَالنَّقْشِ عَلىَ الحَجَرِ

18. Ilmu pengetahuan diwaktu kecil itu, bagaikan ukiran di atas batu.

19.      لَنْ تَرْجِعَ الأَياَّمُ الَّتيِ مَضَتْ

19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.

20.     تَعَلَّمَنْ صَغِيْرًا وَاعْمَلْ بِهِ كَبِيْرًا

20. Belajarlah di waktu kecil dan amalkanlah di waktu besar.

21.    العِلْمُ بِلاَ عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلاَ ثَمَر

21. Ilmu tiada amalan bagaikan pohon tidak berbuah.

22.    الاتِّحَادُ أَسَاسُ النَّجَاحِ

22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.

23.  لاَ تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً

23. Jangan engkau menghina orang miskin bahkan jadilah penolong baginya.

24.    الشَّرَفُ بِالأَدَبِ لاَ بِالنَّسَبِ

24. Kemuliaan itu dengan adab kesopanan, (budi pekerti) bukan dengan keturunan.

25.   سَلاَمَةُ الإِنْسَانِ فيِ حِفْظِ اللِّسَانِ

25. Keselamatan manusia itu dalam menjaga lidahnya (perkataannya).

26.     آدَابُ المَرْءِ خَيْرٌ مِنْ ذَهَبِهِ

26. Adab seseorang itu lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.

27.     سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي

27. Kerusakan budi pekerti/akhlaq itu menular.

28.      آفَةُ العِلْمِ النِّسْياَنُ

28. Bencana ilmu itu adalah lupa.

29.     إِذَا صَدَقَ العَزْمُ وَضَحَ السَّبِيْلُ

29. Jika benar kemauannya niscaya terbukalah jalannya.

30.     لاَ تَحْتَقِرْ مَنْ دُوْنَكَ فَلِكُلِّ شَيْئٍ مَزِيَّةٌ

30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena segala sesuatu itu mempunyai kelebihan.

31.      أَصْلِحْ نَفْسَكَ يَصْلُحْ لَكَ النَّاسُ

31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik padamu.

32.      فَكِّرْ قَبْلَ أَنْ تَعْزِمَ

32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).

33.     مَنْ عَرَفَ بُعْدَ السَّفَرِ اِسْتَعَدَّ

33. Barang siapa tahu jauhnya perjalanan, bersiap-siaplah ia.

34.    مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيْهَا

34. Barang siapa menggali lobang, akan terperosoklah ia di dalamnya.

35.    عَدُوٌّ عَاقِلٌ خَيْرٌ مِنْ صَدِيْقٍ جَاهِلٍ

35. Musuh yang pandai, lebih baik daripada

36.    مَنْ كَثُرَ إِحْسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ

36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, banyak pulalah temannya.

37.      اِجْهَدْ وَلاَ تَكْسَلْ وَلاَ تَكُ غَافِلاً فَنَدَامَةُ العُقْبىَ لِمَنْ يَتَكاَسَلُ

37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermala-malas dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malas.

38.     لاَ تُؤَخِّرْ عَمَلَكَ إِلىَ الغَدِ مَا تَقْدِرُ أَنْ تَعْمَلَهُ اليَوْمَ

38. Janganlah mengakhirkan pekerjaanmu hingga esok hari, yang kamu dapat mengejakannya hari ini.

39.      اُتْرُكِ الشَّرَّ يَتْرُكْكَ

39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.

40.     خَيْرُ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ خُلُقاً وَأَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

40. Sebaik-baik manusia itu, adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.

41.      فيِ التَّأَنِّي السَّلاَمَةُ وَفيِ العَجَلَةِ النَّدَامَةُ

41. Di dalam hati-hati itu adanya keselamatan, dan di dalam tergesa-gesa itu adanya penyesalan.

42.    ثَمْرَةُ التَّفْرِيْطِ النَّدَامَةُ وَثَمْرَةُ الحَزْمِ السَّلاَمَةُ

42. Buah sembrono/lengah itu penyesalan, dan buah cermat itu keselamatan.

43.     الرِّفْقُ بِالضَّعِيْفِ مِنْ خُلُقِ الشَّرِيْفِ

43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah itu, adalah suatu perangai orang yang mulia (terhormat).

44.    فَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا

44. Pahala/imbalan suatu kejahatan itu adalah kejahatan yang sama dengannya.

45.     تَرْكُ الجَوَابِ عَلىَ الجَاهِلِ جَوَابٌ

45. Tidak menjawab terhadap orang yang bodoh itu adalah jawabannya.

46.     مَنْ عَذُبَ لِسَانُهُ كَثُرَ إِخْوَانُهُ

46. Barang siapa manir tutur katanya (perkataannya) banyaklah temannya.

47.       إِذَا تَمَّ العَقْلُ قَلَّ الكَلاَمُ

47. Apabila akal seseorang telah sempurna maka sedikitlah bicaranya.

48.      مَنْ طَلَبَ أَخًا بِلاَ عَيْبٍ بَقِيَ بَلاَ أَخٍ

48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercela, maka ia akan tetap tidak mempunyai teman.

49.        قُلِ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا

49. Katakanlah yang benar itu, walaupun pahit.

50.        خَيْرُ مَالِكَ مَا نَفَعَكَ

50. Sebaik-baik hartamu adalah yang bermanfaat bagimu.

51.      خَيْرُ الأُمُوْرِ أَوْسَاطُهَا

51. Sebaik-baik perkara itu adalah pertengahanya (yang sedang saja).

52.    لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ وَلِكُلِّ مَقَالٍ مَقَامٌ

52. Tiap-tiap tempat ada kata-katanya yang tepat, dan pada setiap kata ada tempatnya yang tepat.

53.     إِذاَ لمَ ْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu (apa yang engkau kehendaki).

54.       لَيْسَ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ فَقِيْرًا بَلِ العَيْبُ لِمَنْ كَانَ بَخِيْلاً

54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.

55.     لَيْسَ اليَتِيْمُ الَّذِي قَدْ مَاتَ وَالِدُهُ بَلِ اليَتِيْمُ يَتِيْمُ العِلْمِ وَالأَدَبِ

55. Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.

56.       لِكُلِّ عَمَلٍ ثَوَابٌ وَلِكُلِّ كَلاَمٍ جَوَابٌ

56. Setiap pekerjaan itu ada upahnya, dan setiap perkataan itu ada jawabannya.
57.     وَعَامِلِ النَّاسَ بِمَا تُحِبُّ مِنْهُ دَائِماً

57. Dan pergaulilah manusia itu dengan apa-apa yang engkau sukai daripada mereka semuanya.

58.   هَلَكَ امْرُؤٌ لَمْ يَعْرِفْ قَدْرَهُ

58. Hancurlah seseorang yang tidak tahu dirinya sendiri.

59.     رَأْسُ الذُّنُوْبِ الكَذِبُ

59.Pokok dosa itu, adalah kebohongan

60.     مَنْ ظَلَمَ ظُلِمَ

60. Barang siapa menganiaya niscaya akan dianiaya.

61.      لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنُا إِنَّ الجَمَالَ جمَاَلُ العِلْمِ وَالأَدَبِ

61. Bukanlah kecantikan itu dengan pakaian yang menghias kita, sesungguhnya kecantikan itu ialah kecantikan dengan ilmu dan kesopanan.

62.      لاَ تَكُنْ رَطْباً فَتُعْصَرَ وَلاَ يَابِسًا فَتُكَسَّرَ

62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu akan dipatahkan.

63.     مَنْ أَعاَنَكَ عَلىَ الشَّرِّ ظَلَمَكَ

63. Barang siapa menolongmu dalam kejahatan maka ia telah menyiksamu.

64. أَخِي لَنْ تَنَالَ العِلْمَ إِلاَّ بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيْكَ عَنْ تَفْصِيْلِهَا بِبَيَانٍ:

ذَكَاءٌ   وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌ وَدِرْهَمٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُوْلُ زَمَانٍ

64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :

1). Kecerdasan

2). Kethoma’an (terhadap ilmu)

3). Kesungguhan

4). Harta benda (bekal)

5). Mempergauli guru

6). Waktu yang panjang

65.  العَمَلُ يَجْعَلُ الصَّعْبَ سَهْلاً

65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.

66. مَنْ تَأَنَّى نَالَ مَا تَمَنَّى

66. Barang siapa berhati-hati niscaya mendapatkan apa-apa yang ia cita-citakan.

67.  اُطْلُبِ العِلْمَ وَلَوْ بِالصَّيْن

67. Carilah/tuntutlah ilmu walaupun di negeri Cina.

68.   النَّظَافَةُ مِنَ الإِيْمَانِ

68. Kebersihan itu sebagian dari iman.

69.  إِذَا كَبُرَ المَطْلُوْبُ قَلَّ المُسَاعِدُ

69. Kalau besar permintaannya maka sedikitlah penolongnya.

70.  لاَ خَيْرَ فيِ لَذَّةٍ تَعْقِبُ نَدَماً

70. Tidak ada baiknya sesuatu keenakan yang diiringi (oleh) penyesalan.

71.  تَنْظِيْمُ العَمَلِ يُوَفِّرُ نِصْفَ الوَقْتِ

71. Pengaturan pekerjaan itu menabung sebanyak separohnya waktu.

72.   رُبَّ أَخٍ لَمْ تَلِدْهُ وَالِدَةٌ

72. Berapa banyak saudara yang tidak dilahirkan oleh satu ibu.

73.  دَاوُوْا الغَضَبَ بِالصُّمْتِ

73. Obatilah kemarahan itu dengan diam

74. الكَلاَمُ يَنْفُذُ مَالاَ تَنْفُذُهُ الإِبَرُ

74. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.

75.  لَيْسَ كُلُّ مَا يَلْمَعُ ذَهَباً

75. Bukan setiap yang mengkilat itu emas.

76.  سِيْرَةُ المَرْءِ تُنْبِئُ عَنْ سَرِيْرَتِهِ

76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasianya.

77.  قِيْمِةُ المَرْءِ بِقَدْرِ مَا يُحْسِنُهُ

77. Harga seseorang itu sebesar (sama nilainya) kebaikan yang telah diperbuatnya.

78.  صَدِيْقُكَ مَنْ أَبْكَاكَ لاَ مَنْ أَضْحَكَكَ

78. Temannmu ialah orang yang menangiskanmu (membuatmu menangis) bukan orang yang membuatmu tertawa.

79. عَثْرَةُ القَدَمِ أَسْلَمُ مِنْ عَثْرَةِ اللِّسَانِ

79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.

80.  خَيْرُ الكَلاَمِ مَا قَلَّ وَدَلَّ

80. Sebaik-baik perkataan itu ialah yang sedikit dan memberi penjelasannya/jelas.

81.  كُلُّ شَيْئٍ إِذَا كَثُرَ رَخُصَ  إِلاَّ الأَدَبَ

81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.

82. أَوَّلُ الغَضَبِ جُنُوْنٌ وَآخِرُهُ نَدَمٌ

82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan.

83.  العَبْدُ يُضْرَبُ بِالعَصَا وَالحُرُّ تَكْفِيْهِ بِالإِشَارَةِ

83. Hamba sahaya itu harus dipukul dengan tongkat, dan orang yang merdeka (bukan budak) cukuplah dengan isyarat.

84.  اُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

84. Perhatikanlah apa-apa yang dikatakan (diucapkan) dan janganlah meperhatikan siapa yang mengatakan.

85.  الحَسُوْدُ لاَ يَسُوْدُ

85. Orang yang pendengki itu tidak akan menjadi mulia.

86.  الأَعْمَالُ بِخَوَاتِمِهَا

86. Tiap-tiap pekerjaan itu dengan penyelesaiannya.

87.  إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً # وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ الجَحِيْمِ

Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka.

فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ # فَإِنَّكَ غَافْرُ الذَّنْبِ العَظِيْمِ

Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar.

ذُنُوْبيِ مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ    # فَهَبْ ليِ تَوْبَةً يَاذاَالجَلاَلِ

Dosaku bagaikan bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan.

وَعُمْرِي نَاقِصٌ فيِ كُلِّ يَوْمٍ # وَذَنْبيِ زَئِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ

Umurku ini setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya.

إِلهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ   # مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ

Wahai, Tuhanku ! Hamba Mu yang berbuat dosa telah datang kepada Mu dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada Mu.

فَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَا أَهْلٌ  # فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاكَ

Maka jika engkau mengampuni, maka Engkaulah ahli pengampun.

Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?

88. من حسن إسلام المرء تركه مالا يعنيه

Salah satu ciri orang islam yang baik ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berhubungan dengan dirinya

89. من حفر حفرة وقع فيه

Siapa yang menggali lubang maka ia pula yang akan jatuh didalamnya

90. من أراد الدنيا فعليه بالعلم ومن أراد الأخرة فعليه بالعلم

  ومن ارادهما فعليه بالعلم

Siapa yang menginginkan dunia maka hendaklah ia memiliki ilmu dan barangsiapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah ia memiliki ilmu dan barang siapa yang menginginkana keduanya maka hendaklah memiliki ilmu

90. لا تحتقر من دونك فلكل شئ مزيه

Janganlah engkau menghina orang yang lebih rendah dari kamu karena tiap-tiap sesuatu mempunyai kelebihan

91. لسان الحال خير من لسان المقال

Banyak berbuat lebih baik daripada banyak bicara

92. لن ترجع الأيام التى مضت

Takkan kembali hari-hari yang telah berlalu

93. لن تنال العلم إلا بستة ذكاء وحرص واجتهاد ومال وصحبة الاستاذوطول زمان

Kamu takkan mendapatkan ilmu kecuali dengan enam perkara: pintar, tamak, rajin, harta, dekat dengan guru, dan masa yang panjang

94. لولا العلم لكان الناس كالبهائم

Seandainya bukan karena ilmu maka manusia itu seperti binatang

95. ليس الغنى عن كثرة المال ولكن الغنى غنى النفس

Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta tetapi kekayaan itu adalah kaya hati

96. ليس الفتى من يقول كان ابى ولكن الفتى من يقول هاأناذا

Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan inilah ayahku tetapi pemuda yang sebenarnya adalah yang mengatakan inilah aku

97. المؤمن القوي خير من المؤمن الضعيف

Mukmin yang kuat lebih baik dari pada mukmin yang lemah

98. المرء عدو ما جهل

Manusia adalah musuh terhadap apa yang ia tidak ketahui

99. من أحب شيأ اكثر ذكره

Siapa yang mencintai sesuatu pastilah ia banyak menyebutnya

-------------
المحفوظات