Tampilkan postingan dengan label Berita Madrasah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Madrasah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Oktober 2017

Pakaian Adat Warnai Peringatan Sumpah Pemuda Ke 89


MTsN1lobar — Dengan mengenakan pakaian adat siswa-siswi MTsN 1 Lombok Barat mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Sabtu  (28/10) kemarin.

“Tujuannya untuk membangkitkan nasionalisme seperti para pejuang pemuda terdahulu maka sudah seharusnya kita gaungkan lagi budaya dan adat kita ini,” kata Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd, pada saat membacakan amanat upacara.

Sahimi mengaku, upacara peringatan sumpah pemuda ini merupakan kegiatan tahunan digelar oleh madrasah mengenakan pakaian adat untuk mengenal kembali budayanya.

“Anak muda masa kini banyak yang sudah tidak lagi mengenal budayanya sendiri. Mereka lebih bangga dengan budaya luar yang bertentangan dengan agama.” Bebernya.

Tonton juga : Video Peringatan Sumpah Pemuda Ke 89 Bagian 1 dan Bagian 2

Sahimi berharap dengan momen ini siswa dapat lebih mengenal pakaian adat sasak secara khusus dan umumnya yang ada di Indonesia. Sekaligus membangkitkan semangat juang pemuda Indonesia.

“Kami ingin siswa bisa membangkitkan semangat pemuda dan Bhinneka Tunggal Ika,” tandas  Sahimi. (Lan)

Rabu, 18 Oktober 2017

MTsN 1 Lobar, Akreditasi dan Visitasi Tahun 2017

MTsN1lobar_Akreditasi adalah kegiatan penilaian kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan/ ( UU no 20/2003 Pasal 1 ayat 22). Akreditasi sekolah/madrasah adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan yang dikeluarkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.


Dan pada tahun 2017 ini, MTs. Negeri 1 Lombok Barat kembali mendapatkan agenda akreditasi tersebut, Akreditasi ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 18-19 Oktober 2017.

"Seluruh civitas tenaga Pendidik dan Pendidikan yang ada di MTs. Negeri 1 Lombok Barat sudah mempersiapkan bukti fisik dan dokumen yang dibutuhkan selama 2 minggu,’’kata Sahimi, M.Pd pada saat menerima kedatangan asesor akreditasi provinsi Rabu (18/10/17) kemarin.

Diungkapkan, pada dasarnya dokumen tersebut sudah ada di buku kerja masing-masing guru namun diarahkan untuk mengumpulkannya dalam satu ruangan secara marathon.

Sahimi berharap, dokumen dan bukti fisik lainnya dapat dinilai secara komprehensif oleh asesor akreditasi.

‘’Dari hasil penilaian ini tentunya akan berdampak memberikan kontribusi positive terhadap mutu pendidikan madrasah,’’ imbuhnya.

Ditambahkan, status akreditasi sangat berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat, "Contoh dulu mendapatkan nilai A, kalau misalnya sekarang mendapat nilai dibawah itu, sementara grade nilai dicantumkan dimana-mana, di spanduk, baliho, brosur dan lainnya maka masyarakat akan menilai mutu dari madrasah tersebut,” ucapnya.

Setiasih salah satu tim akreditasi mengatakan bahwa visitasi atau akreditasi madrasah merupakan hal biasa bukan hal luar biasa lagi.

"Apa yang diminta berupa bukti fisik tersebut sudah tentu dilaksanakan oleh bapak ibu guru setiap harinya," ungkapnya.

Ditambahkan administrasi pembelajaran seperti perangkat RPP, silabus, termasuk penilaian sudah merupakan hal biasa yang sehari-hari telah dibuat.

"Sebagaimana yang telah disampaikan kepala Madrasah tadi selama 2 mingguan sudah dipersiapkan, beda dengan madrasah swasta berbulan-bulan bahkan mereka tidur di madrasah untuk mempersiapkan semuanya," sambung Setiasih.

Ia mengaku sistem penilaian sekarang berbeda dengan sebelumnya terutama syarat kelulusan peringkat A, B, dan C. "Sekolah mendapatkan nilai A bila memperoleh 91 - 100 kalau sebelumnya 86 - 100 sudah dapat nilai A, sedangkan nilai B bila memperoleh 81 - 90 dan C bila nilainya 71 - 80, namun saya yakin MTsN 1 Lobar merupakan sekolah yang bagus, bahkan pernah menjadi madrasah model, akan bisa mencapai nilai yang diharapkan paling tidak mampu mempertahankan nilai yang diperoleh sebelumnya," tandasnya.

Sementara asesor lainnya Sidik menegaskan bahwa madrasah atau sekolah dikatakan terakreditasi bila memenuhi 3 kriteria yaitu memperoleh Nilai Akhir Hasil Akreditasi sekurang-kurangnya 71, memperoleh Nilai Komponen Standar Sarana dan Prasarana tidak kurang dari 61 dan tidak ada Nilai Komponen Standar di bawah 51.

"Bila Sekolah/Madrasah tidak memenuhi 3 kriteria di atas maka sekolah/madrasah dinyatakan tidak terakreditasi," tegasnya.

Kendati demikian Sidik menyakini MTsN 1 Lobar mampu memenuhi ketiga kriteria tersebut setelah ia mendengar apa yang telah disampaikan kepala Madrasah sebelumnya.

Ia menambahkan salah satu hasil dari visitasi ini merupakan salah satu fungsi dari pelaksanaan akreditasi, "sebagai pengetahuan untuk menyerap seluruh informasi dan sebagai akuntabilitas bagi kepala Madrasah serta pembinaan bagi madrasah sendiri," tandas Sidik yang bertugas sebagai pengawas Kemenag Kab lombok Timur ini. (Lan)

Minggu, 08 Oktober 2017

MTsN 1 Lobar Raih Juara 1 Terbaik LKBB Pada Lomba Penggembaraan Pramuka Penggalang (LP3) Pramuka SMP/MTs se-Lombok Barat

SERAH TERIMA : Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd serah terima Tropi dan penghargaan bersama tim pramuka usai upacara Senin (9/10/17). (Foto: ruslan wahid)

MTsN1lobar – Siswa MTsN 1 Lombok Barat di bidang pramuka tidak bisa dipandang sebelah mata dari segi kemampuan. Pada setiap mengikuti lomba madrasah selalu menyumbang juara. Kali ini dalam lomba penggembaraan pramuka penggalang (LP3) ke 2 tahun 2017 pramuka SMP/MTs se-Lombok Barat yang digelar Gerakan Pramuka Gugus Depan Lombok Barat 01.113-01.0114 pangkalan MA Fathul Akbar NW Tempos, satu tim pramuka MTsN 1 Lombok Barat yang diterjunkan dan menjadi juara.

‘’Setiap ada lomba pramuka kami selalu meraih juara,’’ kata Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd, Senin (9/10/17) pada saat serah terima penghargaan.

Diungkapkan, untuk tim pramuka penggalang MTsN 1 Lombok Barat meraih juara 1 pada lomba LKBB.

“Prestasi Ini tidak bisa terlepas dari pembinaan dan dukungan pihak madrasah, siswa, dan pembina pramuka,” sambungnya.

Sahimi mengungkapkan, pramuka merupakan salah satu ekstra kulikuler (ekskul) yang dilaksanakan di madrasah. Diakuinya, potensi siswa MTsN 1 Lombok Barat pada kegiatan yang sifatnya nonakademik cukup bagus dan banyak peminatnya.

‘’Bukan hanya juara pramuka saja kita raih. Melainkan kegiatan nonakademik lainnya seperti bidang seni tilawah dan olahraga atletik kita juga punya banyak potensi,’’ imbuhnya.

Ditambahkan, madrasah lebih banyak mengembangkan potensi nonakademik. Meski begitu madrasah tetap berani bersaing di bidang akademik.

“Bakat dan minat siswa non akademik selalu dipantau,” ucapnya.

Poto bersama Kepala Madrasah Sahimi M.Pd, Waka Kesiswaan Ahmad Zaini, pelatih pramuka Haroni dan tim pramuka yang meraih juara.

Pelatih Pramuka MTsN 1 Lombok Barat Haroni menambahkan, juara yang diraih tidak lepas dari motivasi tinggi dan kekompakan tim ketika lomba.

‘’Ketika tampil kami terbaik dari peserta tim lain, tim dengan kompak, cekatan dalam memperagakan LKBB,’’ katanya.

Sebelum lomba, siswa mengikuti latihan Sore hari di madrasah. Latihan tiap hari dilakukan dalam kurun waktu satu pekan untuk mempersiapkan lomba pramuka. ‘’Kami latihan intensif selama satu pekan sebelum lomba,’’ sambung Haroni guru SKI di Madrasah. (Lan)

Minggu, 01 Oktober 2017

10 Muharram 1439 H, MTsN 1 Lombok Barat Santuni Anak Yatim

TGH Subki Sasaki, saat menyampaikan tausiyah didepan ratusan siswa dan anak yatim tentang hari Asyura. (foto : ruslan wahid) 

MTsN1Lobar- Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang mulia selain bulan Ramadhan dalam kalender Hijriyah. Kemuliaan bulan ini diantaranya adalah adanya perayaan 10 Muharram, yang sering dikenal dengan hari ‘Asyura. Bahkan Rasulullah Saw menganjurkan umatnya berpuasa pada hari itu : “Puasa pada hari ‘Asyura itu menghapuskan dosa tahun yang telah lalu” (HR. Muslim). 

Demikian Nabi Saw menganjurkan umatnya yang intinya mengisi bulan Muharram dengan amal-amal saleh. Pada bulan itu juga setiap tanggal 10 umat Islam merayakannya dengan menyantuni anak-anak yatim piatu dan duafa’. Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang layak diberikan perhatian. 

Momen penting ini juga digunakan oleh MTsN 1 Lombok Barat menggugah seluruh warga madrasah mulai dari pimpinan, guru, karyawan, dan siswa siswi agar memiliki kepekaan terhadap mereka-mereka yang patut disantuni. 

Sabtu (30/09/2017) pagi kemarin, yang bertepatan dengan 10 Muharram 1439 H dilaksanakan kegiatan Tausyiah dan penyantunan kepada siswa MTsN 1 Lombok Barat dan siswa SD/MI yang ada disekitar Kuripan sebanyak 100 orang yang menyandang sebagai anak yatim. 

Kegiatan yang diawali dengan pembacaan Surat Yasin, zikir dan doa, diisi juga dengan berbagai hiburan dari penampilan grup hadrah dan tari saman, kemudian dilanjutkan dengan sambutan kepala Madrasah dan tausiyah yang disampaikan oleh TGH Subki Sasaki salah seorang pendiri Pondok Pesantren Nurul Madani Pelulan Kuripan. 

Pada kesempatan tersebut TGH Subki Sasaki menyampaikan tentang banyak hal terkait dengan peristiwa 10 Muharram atau biasa disebut hari Asyura. Dimana Rasulullah menyayangi anak yatim dan banyak-banyak bersedekah kepada anak yatim. Lebih mencintai dan menghargai sesama teman. Selain itu ia menyampaikan pentingnya keberkahan dalam belajar untuk mencapai kesuksesan. 

Usai tausiyah diisi dengan penyampaian kuis secara langsung oleh Tuan Guru kemudian Kepala Madrasah, perwakilan dari guru dan panitia kepada 5 orang siswa. Bagi yang benar menjawab kuis berhak mendapatkan hadiah berupa uang saku. 

Adapun dana santunan yang diberikan merupakan sumbangan/sedekah dari dewan guru dan Tata Usaha a(TU) di madrasah. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin tahunan yang selalu diadakan yang bertujuan untuk membahagiakan anak-anak yatim. 

Sebagaimana diungkapkan kepala Madrasah Sahimi, M.Pd bahwa mereka yang mendapatkan santunan ini agar dapat memberikan manfaat, "Walau tidak banyak setidaknya bisa mengurangi beban keluarga. Juga sebagai pemicu untuk terus semangat dalam menjalani proses pendidikan di sekolah", ujarnya. 

Kepala madrasah juga berharap kepada para yatim piatu agar mendoakan para guru senantiasa sehat sehingga dapat menjalankan tugas mendidik dan membimbing anak-anak dengan baik. (Lan)

Kamis, 21 September 2017

SAMBUT TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1439 HIJRIAH, MTsN 1 LOBAR GELAR PAWAI TAARUF

MTsN1lobar – Dalam rangka menyemarakkan tahun baru Islam 1 Muharram 1438 Hijriyah, Rabu (20/9/17) MTsN 1 Lombok Barat menggelar pawai ta'aruf. Kegiatan diikuti oleh 600 orang peserta terdiri dari dewan guru, staff karyawan dan siswa melewati rute Lapangan Kuripan kemudian melintasi jalan Bandara Internasional Lombok dan berakhir di depan gerbang madrasah.


Dengan membentangkan spanduk Selamat Tahun Baru 1439 Hijriyah yang bertema "Dengan semangat 1 Muharram 1439 H, kita tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT serta memperteguh komitmen dan semangat hijrah menuju madrasah berprestasi" yang dipegang oleh barisan Capas. Dibelakangnya secara berturut-turut tampil barisan marching band, pramuka, Osis, kelas unggulan dengan busana putih sambil memegang kitab dan sajadah, barisan Merpati Putih, tim hadrah serta siswa siswi lainnya yang turut memeriahkan pawai.

Meriahnya pawai ta'aruf mengundang perhatian bagi masyarakat sepanjang jalan yang turut menyaksikan pawai mulai start hingga finish.

Kegiatan pawai ini dimaksudkan untuk syiar Islam dan menjadi bagian dari sosialisasi dan edukasi untuk masyarakat. “Kita meriahkan tahun baru islam dengan karnaval semacam ini", ujar Sahimi, Kepala MTsN 1 Lombok Barat.

"Kenapa tidak kita meriahkan, bedanya kalau tahun masehi dirayakan dengan berbagai hiburan tapi tahun baru Islam dengan syiar agama seperti zikir, doa akhir dan awal tahun", tambah Sahimi.

Menurutnya, kenapa kita sebagai masyarakat lebih mengenal dengan kalender dan tahun baru masehi saja. Sementara tahun baru Islam jarang diingat. (Lan)

Minggu, 17 September 2017

MTsN 1 Lombok Barat Gelar PTS (Penilaian Tengah Semester) Ganjil 2017-2018

MTsN 1 Lobar- Senin (18/9/17) hari ini MTsN 1 Lombok Barat mulai menggelar ujian tengah semester (UTS) yang sekarang berubah istilah menjadi Penilaian Tengah Semester yang disebut juga dengan PTS. PENUH KONSENTRASI : Siswa Kelas IX B sedang menjawab soal PTS pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. 

PTS ini diikuti oleh seluruh siswa MTsN 1 Lombok Barat dari kelas VII hingga kelas IX yang berlangsung selama 8 hari dari Senin (18/9/17) sampai Rabu (27/9/17) mendatang. 

Hari pertama PTS diawali dengan mata pelajaran SKI dan Bahasa Indonesia, pada hari berikutnya secara berturut-turut mata pelajaran Aqidah Akhlak, IPA Terpadu, Fiqih, IPS Terpadu, Matematika, Qur'an Hadits, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, PKn, Penjaskes Seni Budaya dan diakhiri dengan Prakarya. 

Pada pelaksanaan PTS ini kepanitiaan diembankan kepada Mujahidin, S.Pd selaku ketua dengan anggota Izrawati, Laely Hasnawati dan Maskur, M.Si.

Kendati pelaksanaan PTS ini berkaitan dengan penyambutan peringatan tahun baru Hijriah 1 Muharram 1439 yang jatuh pada hari Kamis (21/9/17) mendatang, PTS berjalan dengan baik walaupun masih ada ditemukan kekurangan naskah soal. 

Siswa menghadapi penuh semangat, konsentrasi tentunya juga mereka mempersiapkan diri dengan belajar yang sungguh-sungguh berharap mendapatkan nilai yang memuaskan. 

"Semalaman fokus belajar, membaca dan mengingat pelajaran yang telah diberikan oleh guru supaya mudah jawab soal ujian", aku Baiq Willa Berlian yang duduk di kelas IX B. 

Sebagimana diungkapkan Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M. Pd bahwa pelaksanaan kegiatan PTS merupakan salah satu program kerja madrasah dan bertujuan untuk mengukur sejauh mana daya serap anak-anak peserta didik dalam menguasai hasil pembelajaran yang didapatkan dari bapak ibu guru sebelumnya, "Sudah 3 bulan lebih siswa mendapatkan pembelajaran perlu ada pengukuran penguasaan mereka salah satunya melalui PTS", ujarnya. 

Harapan kepala Madrasah pada panitia PTS agar dapat melaksanakan tupoksinya dengan penuh tanggungjawab dari awal pelaksanaan hingga pelaporan kegiatan. (Lan)

Senin, 11 September 2017

Kepala MTsN 1 Lombok Barat Lantik Pengurus OSIS Masa Bhakti 2017/2018

MTsN 1 Lobar- Pada Senin (11/9/17) kemarin usai upacara bendera MTsN 1 Lombok Barat adakan pengukuhan dan pelantikan pengurus Osis masa bhakti 2017/2018. Upacara pelantikan ini disaksikan langsung oleh seluruh siswa dari kelas VII – IX, dan dewan guru.
*Pengambilan sumpah, janji dan ikrar oleh Kepala Madrasah kepada pengurus Osis baru.

Adapun susunan acara pelantikan Pengurus OSIS masa bhakti 2017/2018 diawali dengan persiapan barisan oleh pemimpin upacara dilanjutkan dengan penghormatan dan pelaporan kepada Pembina upacara, kemudian pengucapan janji pengurus OSIS dan diakhiri serah terima jabatan pengurus Osis lama ke pengurus Osis baru.

Dalam posisi berbaris pengurus OSIS baru didampingi pengurus OSIS lama, dengan memegang bendera Merah Putih dan bendera Osis dengan posisi tegap, tegas dan penuh semangat. Prosesi pengambilan sumpah, janji dan ikrar secara langsung disampaikan oleh Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd.

Pada nasehatnya Sahimi berharap agar semua pengurus OSIS yang telah dilantik agar dapat belajar dan berlatih berorganisasi, "kalian harus bisa saling bersinergi, saling meringankan beban satu sama lain dalam membantu kegiatan program madrasah” ujarnya.

"Pengurus OSIS yang baru ini agar menjalankan tugasnya sesuai program-program kerja yang telah disusun dengan baik, bisa menjadi pengurus yang bertanggung jawab, amanah, penuh pengabdian dan berakhlakul karimah serta bekerja sama dan saling membantu, sehingga jika ada permasalahan yang harus dipecahkan diselesaikian dengan cara musyawarah," tukasnya.
*Serah terima jabatan pengurus Osis lama Selvi Febrianingsih kepada pengurus Osis baru Alya Yayan.

Selamat bekerja untuk pengurus OSIS yang baru semoga bisa membawa nama Madrasah menjadi lebih maju dan baik lagi untuk mencapai madrasah lebih baik, lebih baik madrasah. Amiin. (Lan)

Selasa, 05 September 2017

MTsN 1 Lombok Barat Adakan Penyembelihan Hewan Qurban

MTsN 1 Lobar - Bertepatan dengan hari tasyrik ketiga yang jatuh pada Senin 13 Dzulhijjah 1438 H atau bertepatan dengan tanggal 4 September 2017 MTsN 1 Lombok Barat melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 1 ekor sapi yang disaksikan oleh seluruh siswa dan guru.
*Penyembelihan hewan qurban disaksikan oleh siswa dan guru.

Usai penyembelihan, daging qurban dipotong-potong yang akan didistribusikan kepada siswa yatim piatu dan kaum dhuafa warga sekitar madrasah yang berhak menerima secara keseluruhan berjumlah 150 orang. Yang berhak menerima daging qurban tersebut sebelumnya telah mendapatkan kupon dari panitia.

"150 bungkus daging dibagikan pada warga sekitar MTsN 1 Lombok Barat dan siswa siswi yang telah meninggal orang tuanya, sedangkan guru dimasakkan untuk makan bersama," ungkap Mujahidin, S.Pd selaku ketua panitia PHBI perayaan hari qurban 2017.
*pemotongan dan pembungkusan daging oleh guru-guru sebelum dibagikan kepada warga dan siswa.

Pelaksanaan qurban di madrasah bertujuan selain memiliki nilai ibadah juga memiliki nilai kebersamaan dan kekeluargaan di sekitar lingkungan madrasah. Selain itu mengingatkan pada siswa akan keutamaan qurban agar setiap mukmin mengingat kesabaran Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail 'alaihissalaam, yang membuahkan ketaatan pada Allah dan kecintaan pada Nya lebih dari diri sendiri dan anak.
*Proses pembagian daging qurban oleh Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd kepada warga dan siswa yang mendapatkan kupon.

Setelah acara penyembelihan dan distribusi qurban selesai, dilanjutkan dengan makan bersama dengan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di musholla diawali dengan doa bersama.

Dalam kesempatan itu, Kepala Madrasah, Sahimi, S.Pd, M.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua dewan guru dan staf madrasah serta panitia PHBI yang telah sama-sama saling mendukung dalam melaksanakan pemotongan hewan qurban dengan lancar. "Terlaksananya kegiatan ini merupakan andil dari bapak ibu guru dan juga anak-anak peserta didik kita, mudahan tahun depan bisa bertambah jumlah hewan qurbannya," ujarnya. (Lan)

Senin, 04 September 2017

Antusiasme Siswa Mengikuti Pilkasis

MTsN 1 Lobar- Sebanyak 550 siswa MTsN 1 Lombok Barat mengikuti pemilihan calon ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah atau OSIS layaknya sistem pemilu. Pemilihan ini berlangsung di halaman serbaguna madrasah, Senin (04/09) pagi. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan sejak dini tentang tata cara pemilihan suara yang biasanya dilakukan saat pemilu. 
Para siswa tampak menyimak arahan dari pembina OSIS tentang tata cara pemilihan yang sesuai dengan aturan pemilu. Adapun Anggota Osis lama dibagi menjadi petugas di tempat pemilihan suara (TPS) sebanyak 3 TPS, petugas TPS memberikan penjelasan tentang cara memberikan suara, kondisi surat suara, dan detail lainnya.

Setelah selesai pengarahan dari Pembina OSIS, Satu per satu siswa berbaris pada TPS yang telah ditentukan, setiap siswa diinstruksikan mengambil kertas suara dan menunggu giliran menggunakan hak pilihnya dengan cara mencoblos salah satu nama calon pemimpin OSIS. Setelah itu, siswa memasukkan surat suara ke dalam kotak suara yang telah disediakan. 

*seorang siswa yang akan memberikan hak suaranya ke bilik pemungutan suara

Seluruh siswa/i terlihat senang mengikuti kegiatan ini, karena pemahaman demokrasi pemilu memang sengaja ditanamkan sejak MTs supaya siswa mengetahui prinsip memilih wakil rakyat tanpa ada paksaan. Selain itu, pemimpin yang mereka pilih sesuai dengan harapan mereka. "Bagi siswa, pemilihan ini dapat mengenalkan tentang pemilu sekaligus budaya politik yang demokratis," ujar Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd.
*proses penghitungan suara yang dipandu oleh Panitia pilkasis.

Kegiatan ini berlangsung sangat tertib dan aman seluruh siswa dengan antusias memberikan hak pilih mereka. Setelah selesai pemungutan suara, dilakukanlah proses penghitungan suara. Dan terpilihlah Alya Yayan, kelas VIII A sebagai Ketua Osis, serta Marfin, kelas VII sebagai Wakil Ketua OSIS Periode 2017-2018, dengan perolehan suara 216 mengalahkan 8 pasang calon kandidat lainnya. 

Sahimi menaruh harapan kepada Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2017-2018 yang terpilih dapat mengemban amanat dan melaksanakan tugas mereka dengan baik, serta memberikan sumbangsih yang besar bagi kegiatan OSIS di MTsN 1 Lombok Barat khususnya. SELAMAT!!! (Lan)

Sabtu, 02 September 2017

Deklerasi dan Penyampaian Visi Misi Calon Ketua OSIS Tahun Pelajaran 2017/2018

MTsN 1 Lobar- Suasana tampak riuh dan semarak terjadi di halaman madrasah dalam rangka deklarasi dan penyampaian visi misi Calon Ketua (Caket) OSIS dan wakilnya untuk periode 2017-2018 pada kamis 31 Agustus 2017 kemarin. 

Simulasi : peragaan cara pencoblosan oleh salah satu paslon Osis usai deklarasi dan penyampaian visi misi Kamis (31/8/17) kemarin.

Ada 9 orang pasangan calon yang meramaikan pemilihan ketua OSIS (pilkasis) yakni nomer urut 1 : Anisa - Nabila, Nomer Urut 2 : Ayu - Sesa, Nomer urut 3 : Rina - Rika, Nomer urut 4 : Anggun - Ahadiah, Nomer urut 5 : Nanik - Nova, Nomer urut 6 : Mona - Mariani, Nomer urut 7 : Nur - Melisa, Nomer urut 8 : Alya - Marvin dan Nomer urut 9 : Nila - Saumi yang kesemua paslon tersebut merupakan siswa yang duduk dibangku kelas VII dan kelas VIII.

Dihadapan Kepala Madrasah, dewan guru dan siswa, masing-masing calon ketua OSIS secara bergiliran memperkenalkan diri dan meminta dukungan kepada Semua siswa baik kelas VII,VIII dan Kelas IX. Dengan yel-yel yang mereka sudah disiapkan sendiri di sambut hangat dan meriah oleh para pendukung menjadikan suasana semakin seru dan ramai. Antusias : seluruh siswa kelas 7, 8 dan 9 memadati lapangan dalam deklarasi calon Osis periode 2017-2018.

Pemilihan Ketua OSIS (Pilkasis) periode 2017-2018 MTsN 1 Lombok Barat akan digelar pada hari Senin 4 September 2017 mendatang mulai pukul 09.00 hingga selesai di lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan panitia.

Ketua Pilkasis Dra. Nikmatul Islam mengatakan bahwa pemilihan ketua OSIS (pilkasis) dilakukan secara demokratis layaknya pemilihan umum. Calon Ketua OSIS sudah diberikan waktu untuk melakukan deklarasi dan menyampaikan visi misi masing-masing. "Siapa peraih suara terbanyak nanti akan ditetapkan menjadi Ketua OSIS periode 2017-2018," ujar guru PKWn ini.

Hal sama dikatakan Kepala Madrasah Sahimi,M.Pd kegiatan pemilihan osis dilaksanakan layaknya pemilu legislatif atau pileg merupakan bentuk pembelajaran politik bagi siswa dalam memilih pemimpin mereka secara demokratis.

“Saya sangat apresiasi kepada pengurus OSIS periode 2017-2018 bersama pembina OSIS yang telah mengorganisir Pemilihan Ketua OSIS (pilkasis) periode 2017-2018 dengan baik dan saya berharap Pengurus OSIS terpilih nantinya akan membuat program terobosan baru dalam menjadikan kegiatan intra dan ekstrakurikuler lebih hidup dan berkualitas lagi, dan kami dari madrasah akan mendukung programnya” ujar Sahimi. (Lan)

Minggu, 27 Agustus 2017

Sahimi : Tunjangan Fungsional dihapus maksimalkan Dana BOS

MTsN 1 Lobar- Dalam rapat antar Kelompok Kerja Madrasah (KKM) I wilayah Kuripan Sabtu (26/8/17) kemarin kepala Madrasah MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd selaku ketua KKM menyampaikan kepada peserta rapat yang dihadiri kepala madrasah dari masing-masing anggota KKM bahwa tunjangan fungsional (TF) bagi guru tidak tetap/GTT telah dihapus oleh Kementerian Agama Republik Indonesia terhitung sejak bulan Mei 2017 sesuai PP no 19 tahun 2017. 

"Memang ini adalah sangat berat , TF merupakan penghasilan yang selalu diidamkan oleh GTT untuk memenuhi kebutuhan hidup, tahun ini ditiadakan oleh pemerintah," ungkap Sahimi. 

Sahimi menambahkan untuk menghadapi kenyataan dan menghindari kegaduhan dikalangan GTT agar memaksimalkan dana BOS oleh madrasah anggota KKM sebaik mungkin. 

"Sebagai contoh waka-waka yang mendapatkan tunjangan sertifikasi dan ada transportnya, itu bisa dialihkan kepada teman-teman guru GTT, karna jabatan waka itu sudah ekuivalen dengan beban mengajar," tambahnya. 

Ia mengharapkan kepada masing-masing kepala Madrasah untuk merencanakan BOS seakurat mungkin, dibelanjakan seteliti mungkin agar bisa menutupi kesejahteraan dan kebutuhan guru-guru. 

Selain menyampaikan tentang penghapusan tunjangan fungsional Sahimi juga mengungkapkan hasil dari pelaksanaan KSM dan Aksioma. 

"Alhamdulillah berkat pembinaan dari anggota KKM 9 orang siswa kita bisa mewakili Kemenag Lombok Barat pada KSM dan Aksioma tingkat Nasional," ucapnya. 

"Kedepan kita mencoba merencanakan pembinaan KSM dan Aksioma ini untuk mendatangkan mentor atau fasilitator dari kalangan akademisi," tandas Sahimi. Poto : Kepala Madrasah anggota KKM dan perwakilan sedang konsentrasi mendengar penjelasan Ketua KKM Sahimi, M.Pd dan pengawas Abdul Hamid, S.Ag. 

Sementara pengawas Kemenag Kab Lombok Barat Abdul Hamid yang ikut serta dalam rapat menyampaikan untuk melakukan pembinaan pada madrasah akan ada bantuan blockgrand dari pemerintah sebanyak 30 juta perpaket. 

"Bantuan blockgrand ini akan digunakan untuk pengembangan diri bagi guru-guru dengan mendatangkan instruktur dari pusat, mengembangkan karya inovatif dan karya tulis ilmiah," terang Abdul Hamid yang juga sebagai Ketua Komite di MTsN 3 Mataram. 

Hamid menambahkan untuk mendapatkan bantuan tersebut tentu ada syaratnya bukan semata-mata gratis, "syaratnya harus KKM aktif dan membentuk kelompok musyawarah guru (MGMP) Mata Pelajaran," tegasnya. (Lan)

Senin, 21 Agustus 2017

Mantapkan Hari Qurban Panitia PHBI Gelar Ratas

MTsN 1 Lobar- Guna memantapkan persiapan kegiatan Hari Qurban Panitia PHBI gelar ratas (rapat terbatas) usai upacara bendera Senin (21/8/17) kemarin.

Bertempat di ruang lobi Kepala Madrasah hadir seluruh anggota Panitia PHBI yang diketuai Mujahidin, S.Pd, Bendahara Nikmatul Islam dengan anggota Hartini, Rahmah Pujiarti, Ahmad Maezun, selain panitia dan Kepala Madrasah turut hadir juga jajaran Wakil Kepala Madrasah mulai Waka Kesiswaan Ahmad Zaini, waka kurikulum Jusnawing, waka humas H. Moh. Sahaluddin dan Waka Sarpras Seneng.

Rapat yang dilakukan secara terbatas untuk membahas persiapan pelaksanaan Hari Qurban mulai dari pendanaan, pengadaan hewan qurban, kupon penerima qurban hingga proses puncak pelaksanaannya yang jatuh pada hari Senin 4 September 2017.

Selain membahas persiapan pelaksanaan Hari Qurban Kepala Madrasah bersama jajarannya dan anggota Panitia membahas persiapan 10 Muharram serta akreditasi madrasah pada bulan oktober mendatang.

Sebagimana disampaikan waka kurikulum Jusnawing akreditasi madrasah ditetapkan oleh Kanwil Kemenag NTB pada oktober 2017, "Dalam akreditasi ini yang perlu dipersiapkan ada 8 standar yaitu standar sarana prasarana, standar isi, pembiayaan, pengelolaan, proses, kelulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, serta standar penilaian," jelas Jusnawing.

Sementara Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi dalam pengarahannya mengungkapkan kepada peserta ratas agar pelaksanaan Hari Qurban, 10 Muharram dan akreditasi madrasah berjalan sebagaimana diharapkan.

"Saya mengharapkan kepada panitia yang telah ditentukan untuk mengemban tugasnya penuh amanah dan tanggungjawab agar agenda apapun yang dilaksanakan di Madrasah berjalan dengan baik," tandas Sahimi.

Terkait pendanaan yang bersumber dari guru-guru Sahimi mengakui bahwa bulan ini adalah bulan sulit karna tunjangan belum bisa dibayar. Ia pun menegaskan kepada guru-guru agar mempercepat penyelesaian administrasi Buku Kerja guna mencairkan tunjangan sertifikasi.

"Kalau buku kerja selesai Senin depan (28/8/17) maka kita akan segera membayar tunjangan sertifikasi guru-guru, jangan kita seperti madrasah lain tunjangannya ditunda karna tidak menuntaskan buku kerja," tegasnya. (Lan)

Minggu, 20 Agustus 2017

Raih Juara 1 Pada Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu pada Peringatan HUT RI Ke-72 Tahun 2017 Tingkat Kec. Kuripan

MTsN 1 Lobar - MTsN 1 Lombok Barat Kec. Kuripan kembali menorehkan prestasi dengan meraih piala juara 1 pada ajang lomba Gerak Jalan Tepat Waktu tingkat SMP/MTs dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 72 tahun 2017 yang dihelat oleh Pemerintah Kecamatan Kuripan pada Senin (14/8/2017) yang lalu. 

PRESTASI : tampak senyum sumringah siswa anggota capas saat serah terima piala Juara 1 Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu tingkat Kecamatan Kuripan.

Pada acara apel HUT RI ke 72 tingkat kecamatan Kuripan Kamis 17 Agustus 2017 lalu diumumkan juara-juara lomba dan MTsN 1 Lombok Barat meraih juara 1 pada mata lomba Gerak Jalan Tepat Waktu tingkat SMP/MTs.

Sebagaimana diakui waka Kesiswaan Ahmad Zaini bahwa penampilan tim Capas dan Osis memang sudah ditargetkan mendapatkan juara karena dari sisi penampilan dan gerakan mereka sudah luar biasa dibanding peserta lain.

"Walaupun hanya satu tim yakni tim Capas yang meraih juara namun kami merasa puas atas target yang dicapai," ungkap Zaini guru Bahasa Arab ini.

Ditambahkan pembina Capas Sabri, S.Pd atas capaian prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras anggota capas yang berlatih setiap hari selama lima hari berturut-turut hingga membuahkan hasil pada lomba.

Menurut ketua regu gerak jalan tepat waktu Yunda Huges Tinansyah yang juga anggota OSIS MTsN 1 Lombok Barat bahwa ketika tampil lomba sudah all out mengerahkan tenaga dan gaya, “Dengan mengenakan pakaian khas capas disertai kekompakan anggota tim kami tampil total pada saat lomba dan Alhamdulillah kami sangat senang mendapat juara," ungkap Huges.
Poto Bersama : Kepala Madrasah Sahimi, Pembina dan Waka Kesiswaan serta anggota Capas dan Osis pada saat serah terima piala Juara 1 gerak jalan tepat waktu tingkat Kecamatan Kuripan usai apel Senin (21/8/17).

Sementara Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd mengatakan bahwa apa yang diraih oleh siswanya pada lomba HUT RI ke 72 ini sangat pantastis dan tidak disangka“Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga pada pembina, pelatih dan guru-guru yang mendampingi hingga apa yang ditarget bisa tercapai, atas prestasi ini semoga bisa menjadi motivasi bagi siswa lain untuk ikut dalam semua kegiatan madrasah,"tandasnya. (Lan)

Kamis, 17 Agustus 2017

Guru dan Siswa Laksanakan Apel Upacara HUT RI Ke 72 dengan Khidmat

MTsN 1 Lobar- Peringatan Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72 pada hari Kamis, 17 Agustus 2017 berlangsung penuh khidmat dengan suasana hiruk pikuk gema lagu Indonesia Raya terdengar setelah Bendera Sang Saka Merah Putih berkibar.

Apel upacara HUT RI Ke 72 dilaksanakan di halaman madrasah diikuti oleh seluruh dewan guru, karyawan dan siswa kelas 7, 8 dan 9 dengan pembina upacara Waka Kurikulum Jusnawing, M.Si menggantikan Kepala Madrasah yang berhalangan hadir.

Tampil petugas apel dalam upacara HUT RI Ke 72 ini terdiri dari guru dan staf karyawan kecuali petugas pengibar bendera. MC upacara oleh Winda Arista, S.Pd, pengatur Nahar, pemimpin upacara Jumadil Awal, pembaca Proklamasi Zul Alifia Hadi, S.Pd, pembaca UUD 1945 Nikmatul Islam, S.Pd, pendamping pembina Hasbi Maulana dan pembaca doa Seneng, S.Pdi.

Dari pantauan admin terlihat siswa yang mengikuti apel menggunakan baju batik khas madrasah dengan dibalut pita merah putih pada peci masing-masing bagi putra dan tertempel pada jilbab bagi putri. Tak kalah uniknya para siswa juga menghias wajah mereka dengan pita merah putih dengan penuh semangat memaknai kemerdekaan Indonesia. 


Sedangkan para dewan guru dan staff karyawan mengenakan baju korpri bagi PNS dan non PNS menggunakan stelan hitam putih.

Dalam amanatnya pembina upacara Jusnawing menyampaikan teks pidato Kemendikbud RI dalam rangka HUT RI Ke 72 yang isinya sebagai berikut.

PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-72 KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN 2017

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/ Shalom/Om Swastiastu/ ,Namo Buddhaya/Rahayu.

Dengan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, kembali pada hari ini kita memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Hari di mana kita bercermin memandang sejarah dan mengapresiasi perjalanan panjang para pejuang yang telah membawa kita kepada keadaan sekarang.

Perjalanan bangsa ini tidak dapat lepas dari upaya pembangunan karakter. Pesan kemerdekaan Bung Karno yang dititipkan pada kita adalah Nation and Character Building, yaitu pembangunan karakter manusia Indonesia untuk meneruskan perjuangan cita-cita kemerdekaan kita.

Insan Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang berbahagia,

Salah satu tugas pendidikan yang tertuang dalam program Nawacita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah membangun pendidikan karakter sejak usia dini. Selain itu, pendidikan harus mengedepankan aspek-aspek kebinekaan sebagai kekayaan bangsa Indonesia, serta menghadirkan negara dalam menangani pendidikan hingga ke seluruh pelosok tanah air. Hal ini juga menjadi bagian dari tugas revolusi mental.

Untuk itu reformasi pendidikan harus dipusatkan pada penguatan pendidikan karakter disertai pemerataan pendidikan yang berkualitas agar menjangkau daerahsdaerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). DaIam waktu yang bersamaan, kita juga memperkuat peran sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat sebagai rumah inovatif, tempat di mana anak-anak kita membangun pikirannya, mematangkan jiwanya, dan mewujudkan kreativitasnya. Melalui gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) marilah kita percepat pembangunan reformasi pendidikan yang merata dan berkualitas.

Insan Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang saya muliakan,

Sesuai dengan amanah Presiden, Bapak Joko Widodo, kita harus bergerak cepat mengejar ketertinggalan. Perubahan yang cepat harus direspon dengan penyesuaian-penyesuaian yang dinamis. Bergerak lamban saja kita akan ditinggalkan, apalagi terdiam dan mundur. Tidak ada pilihan lain selain bergerak maju.

Di sisi lain, waktu terus bergerak mendekati era bonus demografl. Semakln pendek waktu kita untuk berbenah diri. Kita harus bergegas, kita butuh Percepatan, kita butuh bergerak bersama. Tantangan perubahan ke depan yang semakin cepat dan kompleks perlu kita Jawab dengan tepat./Penyiapan sumber daya vane tangguh. cerdas dan berkarakter harus disiapkan, antaralain, dengan melakukan revitalisasi pendidikan kejuruan. Di antaranya dengan terus menerus membaca peluang dan berinovasi pada penyesuaian kurikulum yang dinamis, serta bersinergi dengan dunia industri dan dunia usaha.

Upaya-upaya penyiapan sumber daya manusia tersebut terus dilakukan dengan melihat keunggulan negeri ini di empat bidang yang paling prospektif di masa datang, yakni kemaritiman, pariwisata, pertanian dan industri kreatif di samping bidang-bidang pekerjaan yang lain. Di sanalah kita memiliki keunggulan komparatif yang diyakini akan memenangkan persaingan global jika kita benarv benar memiliki tenaga terampil dan handal, terutama dalam menghadapi bonus demografi pada lima, sepuluh hingga duapuluh tahun mendatang.

Insan Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia yang berhati mulia,

Sekali lagi; mari kita hayati konsep Trihayu Ki Hadjar Dewantara yaitu :Memayu Hayuning Sarira, Memayu Hayuning Bangsa, Memayu Hayuning Bawana”. Artinya, apapun yang diperbuat oleh seseorang, hendaknya benmanfaat bagi dirinya sendiri, bermanfaat bagi bangsanya, dan bermanfaat bagi manusia pada umumnya. Hari ini kita diingatkan kembali bahwa pada kitalah Ki Hadjar Dewantara menitipkan semangat itu.

Saya mengajak kita semua untuk menjadikan Hari Kemerdekaan tahun ini, sebagai momentum percepatan pendidikan Indonesia yang merata dan berkualitas. Mari kita berkontribusi untuk pendidikan, mari kita bergerak bersama untuk bangsa. Ingatlah bahwa setiap dari kita merupakan insan pendidikan, setiap dari kita memilki tanggungjawab untuk memajukan pendidikan.

Semoga Tuhan yang Maha Esa meridhai niat tulus kita dalam berkontribusi untuk pendidikan Indonesia.

Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Marilah kita terus bersinergi untuk pendidikan bangsa ini.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh/

Shalom/ Om Santi Santi Santi Om/ !

Namo Buddhaya/ Rahayu.

Jakarta, 17 Agustus 2017 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik lndonesia
tertanda
Muhajir Efendy 


Usai pelaksanaan upacara seluruh dewan guru dan staff melakukan swapoto bersama, tak kalah juga beberapa siswa pun melakukan berbagai macam kegiatan diantaranya semua kelas menghias kelas masing-masing dengan berbagai pernak pernik khas kemerdekaan Republik Indonesia..DIRGAHAYU RI KE 72.... MERDEKA MERDEKA MERDEKA ! (Lan)

Senin, 14 Agustus 2017

CAPAS dan OSIS Tampil Total Pada Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu dalam Rangka HUT RI Ke 72 Tingkat Kec. Kuripan

MTsN 1 Lobar News- Berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke 72 17 Agustus 2017 yang dihelat oleh panitia Penyelenggara Peringatan HUT RI Ke 72 Tahun 2017 Kecamatan Kuripan, salah satunya adalah lomba Gerak Jalan Tempat Waktu yang diikuti oleh siswa RA/TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK dan peserta umum Senin (14/8/17) kemarin.


Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang ada di wilayah Kec. Kuripan Kab. Lombok Barat MTsN 1 Lombok Barat turut serta menyemarakkan kegiatan HUT RI Ke 72 dengan mengikuti lomba Gerak Jalan Tempat Waktu dengan mengutus 2 tim putri, 1 tim Capas dan 1 tim lagi dari Osis dan didampingi oleh tiga orang guru.

Seluruh peserta lomba berkumpul di lapangan umum Kuripan dan mulai start sekitar jam 14.00 dengan mengambil rute jalan BIL mulai dari Sulin belok kiri ke jalan Wareng Kandel dilanjutkan ke Tongkek, berputar lagi ke Sedayu, Dua Pelet, Karang Makam dan finish kembali di lapangan setempat.

Selvi Febrianingsih Ketua OSIS MTsN 1 Lombok Barat mengatakan bahwa semangat tim mengikuti lomba sangat tinggi dan tampil secara total. “Capek dan Lelah tak jadi masalah namun kami tetap enjoy dan tetap kompak, menjadi Juara itu penting tapi jauh lebih penting adalah pengalaman dan proses yang kami jalani” Kata Selfi yang kini duduk di bangku kelas IX A.

Sementara itu Sahimi, M.Pd Kepala MTsN 1 Lombok Barat mengatakan bahwa kegiatan lomba gerakan jalan tepat waktu dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 72 ini sebagai sarana untuk berekpresi, serta siswa diberikan kesempatan untuk menyalurkan potensi yang mereka punya.

“kami sangat mendukung kegiatan siswa selama itu untuk peningkatan kemampuan siswa, nilai tawar madrasah, pengembangan bakat minat dan tentu yang penting juga adalah meraih juara”ungkap Sahimi.

Ia melanjutkan bahwa target kami dalam mengikuti kegiatan bukan hanya semata-mata untuk meraih juara namun yang lebih penting untuk memberikan pengalaman kepada siswa dan promosi madrasah.

"Karena pengalaman yang didapat oleh siswa itu jauh sangat bernilai dari materi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan tersebut, pengalaman adalah sebaik-baik guru” tandas Sahimi. (Lan)

Minggu, 06 Agustus 2017

Hidup dengan semangat Perjuangan dan Pengorbanan

MTsN 1 Lobar News- Sudah menjadi kebiasaan pada setiap instansi maupun madrasah melaksanakan apel mingguan yang biasa dilakukan tiap hari Senin. 

Pada Senin (7/8/17) ini di MTsN 1 Lombok Barat juga melakukan apel mingguan yang dihadiri oleh seluruh siswa dari kelas 7 hingga kelas 9, dihadiri juga oleh dewan guru dan staff karyawan tata usaha yang tampil dengan seragam hitam putih berbalut dasi. 

Kelas 9 B sebagai petugas upacara tampil sukses menjalankan tugasnya dengan penuh khidmat tak kalah pentingnya petugas pembina kali ini adalah jatuh pada Muhammad As'ad, S.Ag. 

Dalam amanatnya As'ad panggilan akabnya menjelaskan bahwa ada dua (2) peristiwa yang akan disongsong beberapa hari ini yaitu pertama hari Kamis yang akan datang 17 Agustus 2017 HUT RI yang ke 72 dan tanggal 10 Dzulhijjah 1438 H hari raya 'idul adha. 

"Dari dua peristiwa ini kita dapat mengambil dua hikmah yang pertama peristiwa proklamasi kemerdekaan RI adalah hikmah perjuangan dan kedua peristiwa idul adha adalah hikmah pengorbanan" lanjut As'ad. 

Ia menambahkan bahwa kemerdekaan Indonesia bukan didapatkan dengan simsalabim namun penuh dengan perjuangan dan pengorbanan oleh para pahlawan yang mendahului kita dari genggaman para penjajah yang berabad-abad tahun bercokol di Indonesia. 

"Sedangkan hari idul adha merupakan pembelajaran untuk kita belajar berkurban atau mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS bersama anaknya Nabi Ismail AS" terang As'ad. 

As'ad menegaskan bahwa kita lahir didunia penuh dengan perjuangan, "kalian punya cita-cita, harapan atau keinginan baik jangka panjang dan jangka pendek, kalian bercita-cita ingin jadi dokter, jadi polisi, polwan, bahkan jadi presiden itu tidak akan tercapai tanpa diperjuangkan tentunya bentuk perjuangan kalian adalah belajar", ungkapnya. 

"Disamping itu perjuangan tentu membutuhkan pengorbanan, para pahlawan kita mengorbankan tenaga, fikiran, harta bahkan darahnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, sedangkan kalian harus mengorbankan waktunya untuk belajar guna mencapai cita-citanya", tandas guru bahasa arab ini. 

Pada akhir amanatnya ia mengajak kepada seluruh peserta upacara khususnya kepada siswa untuk menghadapi hidup ini dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. (Lan).

Senin, 24 Juli 2017

Pramuka Gudep 15193-15194 MTsN 1 Lombok Barat Ikut Serta pada Temu Aksi Penggalang Penegak se-NTB (TAKSI IV) di UIN Mataram

KECERIAAN : Tim Pramuka berpose penuh keceriaan dan kegembiraan jelang mengikuti lomba TAKSI IV di UIN Mataram.

MTsN 1 Lobar News- Tim Pramuka Gugus Depan 15193-15194 MTsN 1 Lombok Barat merupakan salah satu madrasah yang ikut andil mengikuti kegiatan perlombaan Temu Aksi Penggalang-Penegak se-NTB (TAKSI IV) di UIN Mataram yang telah dimulai sejak Ahad (23/7/2017) kemarin.
Kompak : poto bersama dengan pembina pramuka Rahmah Pujiarti dan Waka Kesiswaan Ahmad Zaini usai latihan pramuka Sabtu (22/7/2017).

Sebanyak satu tim regu putri bersama pembina dan waka Kesiswaan diberangkatkan menuju area perkemahan.

Lomba Temu Aksi Penggalang Penegak se-NTB (TAKSI IV) merupakan kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram bertujuan untuk mempererat ukhuwah, persaudaraan antar gudep tingkat penggalang dan penegak se Nusa Tenggara Barat.

Pembina dan Pelatih Pramuka MTsN 1 Lombok Barat Rahmah Pujiarti, S.Pd menyatakan kesiapannnya mengikuti kegiatan lomba Taksi tersebut.

“ kami terus berlatih dan mempersiapkan para peserta dengan segala kemampuan dan keterampilan untuk mengikuti lomba” ungkap Puji sapaan akrabnya.

Sementara Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd mengatakan bahwa pimpinan madrasah selalu memberikan dukungan dan support kepada siswanya yang mengikuti lomba TAKSI tersebut.

"Selamat mengikuti Lomba Tim Pramuka MTsN 1 Lombok Barat, Semoga Menang. Pengalaman yang akan didapatkan tidak bisa di hargakan dengan uang dan proses yang siswa alami menjadi pengalaman berharga dalam hidup yang tak pernah dilupakan". Ucapnya ketika melepas keberangkatan siswa menuju area lomba. (Lan)

Rabu, 19 Juli 2017

Sahimi : Bersyukurlah anak bapak ibu masuk kelas unggulan

MTsN 1 Lobar News- Kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi, M.Pd mengatakan bersyukurlah anak-anak bapak ibu masuk kelas unggulan dihadapan para orangtua wali murid pada saat sosialisasi program kelas unggulan Rabu (19/7/2017) kemarin.

"Masuknya anak-anak bapak ini pada kelas unggulan setelah bersaing mengikuti tes kemampuan awal atau TKA dari 205 siswa dan mendapatkan nilai tertinggi", tambahnya.

Tes kemampuan awal yang diadakan pada 205 siswa yang masuk MTsN 1 Lombok Barat ditujukan untuk seleksi kelas unggulan sebanyak dua kelas secara terpisah kelas unggulan putra dan putri.

Selain itu ungkap Sahimi tes tersebut untuk mendeteksi kesesuaian dan keakuratan nilai raport yang didapatkan pada saat SD agar tidak terjadi kesenjangan ketertinggalan pada diri siswa dalam mengejar materi pembelajaran terhadap temannya yang lebih pintar.

Sahimi menambahkan dihadapan para orangtua wali murid bahwa program kelas unggulan berbeda dengan kelas reguler.

"Ada tambahan program unggulan yakni pengajian kitab kuning, bina bahasa dan bina sains", jelasnya.

"Pengajian kitab kuning dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang tauhid dengan kitab العقاعدالدنية, pengetahuan akhlak dengan kitab الأخلاق للبنين, kemampuan dari segi ibadah melalui kitab المبادئ الفقهية , dan penguasaan tata bahasa arab melalui pengajaran kitab المتن الجرمية", tandas Sahimi.

Dengan adanya program tambahan pada kelas unggulan akan mengakibatkan penambahan waktu, siswa dituntut datang lebih awal mengikuti kajian kitab kuning dimulai pukul 07.00 pagi selama 4 hari dan pulang lebih lama mengikuti program bina bahasa dan sains. Poto : orangtua wali murid dengan antusias mendengarkan pemaparan program kelas unggulan.

Pada kesempatan itu pula wakil kepala bagian kurikulum Jusnawing, M.Pd ikut memaparkan mengenai tujuan dan target yang akan dicapai bagi siswa yang masuk kelas unggulan.

"Diantara tujuannya untuk mengakomodir siswa berprestasi, siswa yang memiliki kelebihan dalam bidang sains serta mempersiapkan siswa untuk mengikuti sertakan dalam seleksi Kompetisi Sains Madrasah (KSM)", terang Jusnawing.

Iapun menambahkan ada tiga (3) target utama dari kelas unggulan yaitu pendalaman MAFIKIB (matematika, fisika dan biologi), penguasaan bahasa asing (arab dan inggris) dan pendalaman ilmu agama melalui pengajian kitab kuning.

"Program-program tersebut nantinya pada tiap tengah semester dan akhir semester akan diadakan monitoring, pengawasan dan evaluasi terhadap siswa apakah masih layak atau tidak duduk di kelas unggulan, salah satu bentuk evaluasinya diadakan ujian dan mendapatkan raport khusus pengajian kitab kuning ", Ungkapnya pada akhir pemaparan program kelas unggulan.

Sementara pada penghujung acara kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi M.Pd mengharapkan kepada orangtua akan support, dukungan, dorongan dan motivasi pada anak untuk selalu mengikuti program.

"sebagus apapun kegiatan yang dilaksanakan oleh suatu lembaga tanpa dukungan maka akan mandul dan tidak bisa berjalan ", tandasnya.

"Dan perlu bapak ibu ketahui pelaksanaan kegiatan ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis, guru-guru dengan ikhlas akan mengajar anak pelungguh, namun bapak ibu hanya diminta untuk membelikan 4 buah kitab yang sudah disiapkan dan difasilitasi oleh koperasi madrasah", tegasnya. (Lan)

Senin, 17 Juli 2017

Rapat Pembagian Tugas Tahun Pelajaran 2017/2018

MTsN 1 Lobar- Usai acara halal bil halal sekitar pukul 10.15 wita MTsN 1 Lombok Barat gelar rapat pembagian tugas untuk tahun pelajaran 2017/2018 bertempat di ruang aula madrasah dihadiri oleh seluruh dewan guru baik guru tetap maupun tidak tetap. 


Tampak pada meja depan duduk kepala MTsN 1 Lombok Barat Sahimi M.Pd didampingi oleh Waka Humas H. Sahaluddin, S.Pd sebagai pemandu acara dan waka kurikulum Jusnawing , M.Si yang memaparkan beban mengajar dan tugas tambahan dewan guru. 

Pada awal pengarahan Kepala Madrasah Sahimi, M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia PPDB yang telah bekerja dari sebelum puasa hingga pasca lebaran, melakukan proses penerimaan siswa yang diakhiri dengan penyelesaian administrasi. "Hasilnya pun sangat membanggakan dan menggembirakan mendapat siswa sebanyak 218 orang calon siswa", pujinya. 

 "Begitu juga kepada panitia MATSAMA yang telah menyelesaikan tugasnya hingga selesai selama 3 hari tanggal 12-15 Juli 2017", lanjutnya. 

Sahimi menambahkan usai pelaksanaan MATSAMA diadakan juga TKA (tes kemampuan awal) kepada siswa baru yang dimaksudkan untuk memetakan keakuratan kelas unggulan, "hasil TKA ini untuk menyesuaikan kembali nilai rapot yang didapatkan di SDN untuk masuk kelas unggulan agar prestasi juga dapat tercapai sesuai harapan", Ungkapnya. 


Dalam hal pembagian tugas Sahimi mengungkapkan tentang mereview kembali pencapaian tugas satu tahun sebelumnya untuk menyinkronkan dengan regulasi yang ada sekarang.

"Tahun yang lalu kurikulum KTSP dan K13 terlaksana namun sekarang semua menggunakan K13 begitu juga dengan jumlah rombel yang ada maka akan berimbas kepada ketenagaan dan jumlah beban jam mengajar bagi guru", ucapnya.

"Hampir semua guru mendapat jam gemuk ditambah lagi dengan tugas tambahan", lanjutnya.

"Disamping itu ada beberapa guru yang diroling tugas tambahannya dulunya menjadi pembina eskul sekarang menjadi wali kelas misalnya", sambungnya. 

Pada akhir pengarahannya ia mengharapkan agar semua guru menjalankan tugasnya dengan ikhlas tanpa merasa terbebani, "Dan selalu saling mengingatkan antara satu dengan lain agar hubungan tidak retak ", Tutupnya. (Lan)

Minggu, 16 Juli 2017

Selamat Datang Tahun Pelajaran Baru 2017/2018

MTsN 1 Lobar- Selama satu bulan dua minggu sebelum Idul Fitri dan dua minggu sesudahnya sejak 16 Juni 2017 lalu, guru dan siswa libur idul fitri 1438 H, terasa lama tapi lumayan buat istirahat untuk kerjakan yang lain, tapi pada hari senin, 17 Juli 2017 ini semua civitas madrasah sudah kembali ke madrasah lagi melaksanakan proses belajar mengajar, untuk bapak/ibu guru, siswa-siswi MTsN 1 Lombok Barat.

Selamat datang untuk siswa baru, Come back to school, selamat kembali ke sekolah bagi pendidik dengan tenaga baru, jiwa baru, fikiran baru hingga baju pun baru untuk menunaikan kewajiban sebagai pelajar dan pendidik pada tahun pelajaran 2017/2018.

Semoga dengan jiwa dan fikiran baru pada tahun ajaran baru ini kita dapat menjalankan kewajiban dengan baik daan penuh semangat . Amin... (admin)